Maklumat Larangan Warga Berkumpul

Sikapi Maklumat Kapolri Soal Larangan Berkumpul, Kapolresta Mamuju Bakal Lakukan Ini

Maklumat Kapolri! Warga Dilarang Berkumpul dan Ada Akibatnya Jika Melanggar. Warga yang kedapatan melanggar maklumat ini akan menghadapi resiko.

Sikapi Maklumat Kapolri Soal Larangan Berkumpul, Kapolresta Mamuju Bakal Lakukan Ini
nurhadi/Tribunmamuju.com
Kapolresta Mamuju Kombes Pol Minarto 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Maklumat Kapolri! Warga Dilarang Berkumpul dan Ada Akibatnya Jika Melanggar

Warga yang kedapatan melanggar maklumat ini akan menghadapi resiko.

Menyikapi maklumat Kapolri ini, Kapolresta Mamuju Kombes Pol Minarto mengatakan pihaknya akan segera menindaklanjuti dan sosialisasikan kepada masyarakat.

"Akan segera disosialisasikan dan ditindaklanjuti, dan berkoordinasi dengan instansi terkait, dan seluruh Polsek juga mempedomani dan menyampaikan kepada masyarakat," kata mantan Kabid Propam Polda Sulbar itu.

Sebagai informasi, melihat semakin cepatnya penyebaran virus corona baru alias Covid-19 yang ditunjukan meningkatnya orang dinyatakan positif Covid-19, Kapolri Jenderal Idham Azis mengeluarkan maklumat yang diterbitkan pada Kamis (19/3/2020).

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono mengatakan, maklumat itu dikeluarkan agar penyebaran virus tidak semakin meluas dan berkembang menjadi ganguan terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Maklumat ini juga bentuk kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran virus corona (Covid-19),” kata Argo dalam keterangan tertulis, Sabtu (21/3/2020) dilansir tribunnews.com.

Argo menjelaskan, dalam maklumatnya, Kapolri meminta agar seluruh masyarakat tidak mengadakan kegiatan sosial kemasyarakatan yang menyebabkan berkumpulnya massa dalam jumlah banyak baik ditempat umum maupun di lingkungan sendiri.

“Seperti, dalam bentuk seminar, lokakarya, konser musik, festival, bazzar, pasar malam, pameran, unjuk rasa, kegiatan olahraga, kesenian, jasa hiburan, pawai, karnaval hingga resepsi keluarga,” tuturnya.

Apabila ada keperluan mendesak dan tidak dapat dihindari yang melibatkan banyak massa, agar dilaksanakan sesuai dengan protokol pemerintah dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19.

Halaman
12
Penulis: Nurhadi
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved