Ijtima Asia 2020
Ketua DPRD Sulsel Apresiasi Panitia Ijtima Asia 2020, Ini Alasannya
Mereka legowo atas keputusan pemerintah membatalkan kegiatan Ijtima di Pesantren Darul Ulum, Dusun Niarannuang, Desa Pakkatto
Penulis: Abdul Azis | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulsel, Andi Ina Kartika Sari mengapresiasi peserta Ijtima Asia.
Mereka legowo atas keputusan pemerintah membatalkan kegiatan Ijtima di Pesantren Darul Ulum, Dusun Niarannuang, Desa Pakkatto, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Kamis (19/3/2020).
"Kami sangat mengapresiasi panitia Ijtima dan seluruh peserta yang telah hadir maupun mereka yang membatalkan hadiri atas himbauan pemerintah," ujar Bendahara DPD I Golkar Sulsel ini kemarin.
Ina mengatakan, bahwa keputusan panitia membatalkan acara tersebut bukanlah hal mudah.
"Ini bukan hal mudah, karena pemerintah sudah menyiapkan segala sesuatu untuk kebutuhan kepulangan para jamaah," tambah Ina.
Termasuk tempat tinggal di Makassar sebelum kembali ke daerahnya masing-masing.
"Sekali lagi terimakasih atas pembatalan kegiatan ini oleh panitia," kata Ina.
Sebelumnya, Gubernur Sulsel Prof HM Nurdin Abdullah, melakukan rapat dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Gubernuran Sulsel, Jl Jend Sudirman, Makassar, Kamis (19/3/2020).
Hadir dalam pertemuan tersebut Pangdam XIV Hasanuddin, Kapolda Sulsel, Ketua DPRD Sulsel, Ketua MUI Sulsel dan Kakanwil Kemenag Sulsel.
Seusai pertemuan itu, Nurdin mengatakan total peserta Ijtima Ulama Dunia Asia sebanyak 8.223 orang.
Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur
Follow akun instagram Tribun Timur:
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/ketua-dewan-perwakilan-rakyat-daerah-sulawesi-selatan-dprd-sulsel-andi-ina-kartika-sari.jpg)