Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kelangkaan Masker

Sudah Sebulan Masker dan Hand Sanitizer Langka di Makassar

Masker dan hand sanitizer masih langka di Makassar. Itu berdasarkan pantauan tribun-timur.com di beberapa apotek di Kota Makassar.

Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Hasriyani Latif
kaswadi anwar/tribun-timur.com
Suasana Apotek Kimia Farma di Jl Bandang, Parang Layang, Kecamatan Bontoala, Makassar, Sabtu (14/3/2020) sore. 
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Masker dan hand sanitizer masih langka di Makassar. 
Itu berdasarkan pantauan tribun-timur.com di beberapa apotek di Kota Makassar, Sabtu (14/3/2020) sore.
Di Apotek Kimia Farma di Jl Dr Ratulangi, Bonto Biraeng, Kecamatan Rappocini, misalnya, sejak Januari lalu sudah kekosongan stok.   
"Masih Januari sudah kosong, saat mulai merebaknya virus Corona di Cina," kata asisten apoteker, Melkis.
Pihaknya sudah mencoba untuk memesan masker, akan tetapi stok masker tidak ada.
"Selalu mau pesan, tapi selalu stok memang kosong, jika ada harus menggunakan KTP dan dibatasi satu dos untuk mencegah penimbunan," tuturnya.
Selain itu, harga masker juga melambung tinggi, mencapai Rp 200 ribu per box.
Padahal katanya, harga normal hanya Rp 40 ribu per box.
Sementara untuk hand sanitizer, Melki mengatakan pihaknya tidak membeli banyak. Biasanya hanya untuk kebutuhan di klinik saja.
Di Apotik Kimia Farma, Jl Bandang, Parang Layang, Kecamatan Bontoala, stok masker terakhir ada pada awal Februari.
Hal ini disampaikan oleh asisten apoteker Arie Tahrij. Harga yang dijualkan masker kala itu Rp 50 ribu per box.
Ia mengatakan, pihaknya telah memesan masker. Namun, masker di distributor masih kosong.
Sementara hand sanitizer di tempatnya sudah tidak ada stok, sekitar akhir Februari dan hingga sekarang belum ada yang masuk.
Hal yang sama didapati tribun-timur.com di Kimia Farma Jl Andi Djemma, Banta-Bantaeng, Kecamatan Rappocini.
Asisten apoteker, Amma mengatakan masker di tempatnya kosong sekitar pertengahan Februari lalu.
"Cuma pertengahan Februari, itu pun hanya tiga box dan dijual secara eceran supaya semua orang dapat," katanya. 
Saat itu harga jualnya Rp 41 ribu per box. Untuk hand sanitizer, kekosongan stok sejak Januari.
Harga jual hand sanitizer Rp 14 ribu per botol untuk ukuran kecil, sedangkan untuk ukuran besar dijual Rp 45 ribu per botol.(*)
Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, Kaswadi Anwar 
Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp

Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved