KNPI Sulsel

Paradigma Baru KNPI Sulsel Jawaban Tantangan Pemuda di Era Milenial

Mantan Sekretaris KNPI Sulsel Nasaruddin Upel foto bersama pengurus KNPI Sulsel versi Arham Basmin saat menjadi pembicara di Orientasi DPD KNPI Sulsel

Paradigma Baru KNPI Sulsel Jawaban Tantangan Pemuda di Era Milenial
Abdul Azis/Tribun Timur
Mantan Sekretaris KNPI Sulsel Nasaruddin Upel foto bersama pengurus KNPI Sulsel versi Arham Basmin saat menjadi pembicara di Orientasi DPD KNPI Sulsel di SPN Polda Sulsel, Minggu (8/3/2020). 
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Visi KNPI Sulsel periode 2019-2022 di bawah komando Andi Arham Basmin yakni 'terwujudnya kualitas intelektual, moralitas, dan keterampilan pemuda yang berwawasan kebangsaan dan memiliki daya saing untuk memberdayakan masyarakat dalam kompetisi global."

Melalui gelaran orientasi, KNPI Sulsel membahas paradigma baru secara mendalam dengan menghadirkan Nasruddin Upel, mantan fungsionaris KNPI Sulsel sebagai pembicara.

Nasruddin mengatakan, paradigma baru KNPI haruslah mampu membaca situasi zama. Yakni memahami apa saja kebutuhan pemuda dan masyarakat di era sekarang ini, agar bisa dielaborasi bersama.

"Hal itu perlu, karena kita mau meningkatkan kualitas sumber daya manusia sebagai paradigma baru KNPI," ujar mantan Sekretaris KNPI Sulsel itu, saat jadi pembicara di gelaran Orientasi DPD KNPI Sulsel di SPN Polda Sulsel, Minggu (8/3/2020).
Mantan Sekretaris KNPI Sulsel Nasaruddin Upel foto bersama pengurus KNPI Sulsel versi Arham Basmin saat menjadi pembicara di Orientasi DPD KNPI Sulsel di SPN Polda Sulsel, Minggu (8/3/2020).
Mantan Sekretaris KNPI Sulsel Nasaruddin Upel foto bersama pengurus KNPI Sulsel versi Arham Basmin saat menjadi pembicara di Orientasi DPD KNPI Sulsel di SPN Polda Sulsel, Minggu (8/3/2020). (Abdul Azis/Tribun Timur)


Inti paradigma baru KNPI, kata Nasruddin adalah peningkatan sumber daya manusia (SDM). Jika diterjemahkan, maka paradigma KNPI Sulsel mesti mengarah pada peningkatan kualitas intelektual, moral dan keterampilan.

"Kalau ini bisa direalisasikan maka pemuda dan masyarakat akan menjadi manusia paripurna yang bisa hidup disituasi apa saja," ujarnya.

Di sela-sela materinya, Nasruddin juga membahas tentang posisi KNPI sebagai organisasi besar di Indonesia. Menurutnya, KNPI adalah organisasi yang seiring dan sejalan dengan cita-cita Indonesia.

Jika Indonesia adalah negara majemuk tempat berhimpunnya beragam suku, ras dan agama, maka KNPI pun juga seperti itu. Didalamnya terhimpun pemuda dari berbagai kalangan, agama dan etnis. Hal tersebut menunjukkan betapa besarnya KNPI sebagai organisasi pemuda.

"Ada dua pilar di KNPI, pertama pilar struktur. KNPI organisasi terstruktur dari pusat sampai kecamatan. Kedua pilar kebangsan. KNPI organisasi keberagaman. Hanya di KNPI kita temukan ada hindu, bugis, dan kemajemukan lainnya," ujarnya.(*)

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

(*)

 
Penulis: Abdul Azis
Editor: Hasrul
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved