Citizen Reporter

Plt Kadisdik Sulsel Perintahkan Kacabdisdik Bentuk Posko PPDB

350 kepala UPT SMA negeri dari 24 kabupaten/kota dikumpul di Gedung Guru HM Jusuf Kalla Disdik Sulsel

Plt Kadisdik Sulsel Perintahkan Kacabdisdik Bentuk Posko PPDB
Citizen Reporter/Haris Muhammad
Rapat PPDB di Gedung Guru HM Jusuf Kalla Disdik Sulsel Jumat kemarin (6/3) yang dipimpin langsung Plt Kadisdik Sulsel H Basri. 

Citizen Reporter, Haris Muhammad Kasi Pembinaan SMA Cabdisdik Wilayah I Disdik Sulsel Melaporkan dari Makassar

350 kepala UPT SMA negeri dari 24 kabupaten/kota dikumpul di Gedung Guru HM Jusuf Kalla Disdik Sulsel, Jalan Perintis Kemerdekaan Km 10 Tamalanrea Makassar, Jumat kemarin (6/3), untuk mengikuti rapat penerimaan peserta didik baru (PPDB) Tahun Ajaran 2020/2021.

Selain dihadiri seluruh kepsek SMA negeri, pihak Disdik Sulsel juga menghadirkan seluruh kepala cabang dinas wilayah (Kacabdisdik) dan seluruh kepala seksi pembinaan SMA lingkup Cabdisdik dari 12 wilayah se-Sulsel.

Rapat PPDB kali ini dipimpin langsung Plt Kadisdik Sulsel Dr H Basri SPd MPd yang didampingi Sektetaris H Hery Sumiharto, Kabid Pembinaan SMA H Sabri Made, dan Anggota Tim PPDB Disdik Sulsel Dr Syarifuddin.

Pada kesempatan itu, H Basri meminta kepada seluruh Kacabdisdik dan kepala sekolah untuk fokus bekerja menjelang pelaksanaan ujian nasional (UN) dan PPDB. Hal ini penting untuk mengantisipasi munculnya persoalan dan masalah sekaitan dengan pelaksanaan UN dan PPDB tahun ini.

Olehnya itu, Mantan Ketua KNPI Makassar ini, memerintahkan kepada seluruh Kacabdisdik di 12 wilayah se-Sulsel untuk membentuk posko pengaduan UN dan PPDB untuk penanganan pengaduan masyarakat.

Kusus untuk PPDB, Plt Kadisdik juga perintahkan kepada Kacabdisdik untuk membentuk tim khusus PPDB yang diketuai Kepala Seksi Pembinaan SMA yang beranggotakan staf Cabdisdik wilayah dan Ketua MKKS (Musyawarah Kerja Kepala Sekolah) di 24 Kabupaten/Kota.

"Tim khusus PPDB ini nantinya harus membuat Group WA yang dikendalikan langsung kepala cabang dinas, dan tim ini harus kerja mobile untuk menangani pengaduan PPDB dari masyarakat," tegas Kabid Pembinaan PKPLK , Bahasa dan Sastra Disdik Sulsel ini.

Sekaitan PPDB tahun ini, H Basri mewanti-wanti dan meminta kepada seluruh kepala sekolah untuk mengawasi ketat operator PPDB yang ada di sekolahnya masing-masing kaitan dengan PPDB jalur zonasi.

Pasalnya, pelaksanaan PPDB selama ini ada beberapa aduan dan dugaan dari kalangan masyarakat bahwa ada oknum operator PPDB di sekolah yang mengatur jarak zonasi.

Demikian juga masalah Kartu Keluarga (KK) harus hati-hati dan teliti dengan cermat, karena pengalaman PPDB tahun-tahun sebelumnya ditemukan beberapa KK 'siluman'.

"Persoalan-persoalan inilah yang kita harus antisipasi dan berhati-hati pada PPDB tahun ini. Hal ini memerlukan kerja ekstra dan peran dari cabang dinas wilayah dan MKKS untuk mensukseskan PPDB tahun ini," tegas Pria Kelahiran Pinrang ini.

PPDB Tahun Ajaran 2020/2021 mengacu pada Petunjuk Teknis Permendikbud Nomor 44 Tahun 2019 yakni untuk jalur zonasi 50 persen, jalur prestasi 30 persen, perpindahan orangtua 5 persen, dan jalur afirmasi 15 persen. (*)

Penulis: CitizenReporter
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved