Virus Corona
Masker dan Hand Sanitizer Habis di Apotik dan Minimarket Sekitar Toddopuli
Akibatnya, stok kedua produk tersebut mulai langka toko maupun apotik. Termasuk di Makassar.
Penulis: Muhammad Fadhly Ali | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kabar warga Indonesia terjangkit virus corona, membuat masyarakat berbondong-bondong mencari masker dan hand sanitizer atau cairan pencuci tangan untuk mencegah tertular penyalur tersebut.
Akibatnya, stok kedua produk tersebut mulai langka toko maupun apotik. Termasuk di Makassar.
Di Apotek Aurelia yang berada di samping JILC, Jl Toddopuli Raya Timur Makassar, misalnya, memasang pengumuman di pintu kaca bahwa stok masker kosong.
"Sejak diumumkan virus Corona di Wuhan, China, stok masker sudah diserbu. Setelah itu tidak ada stok lagi dari distributor," kata Ica, pegawai apotek, Selasa (3/3/2020) malam.
Begitu juga di Apotek Syafaatullah Farma, Jl Toddopuli 6 Makassar.
"Sudah lama habis, bulan lalu. Stoknya kosong di distributor, tidak tahu kapan datangnya," ujar Nur, penjaga Apotek Syafaatullah Farma.
Di Mini Mart Jl Toddopuli Raya Makassar, juga begitu. Tidak hanya masker, di toko ini hand sanitizer juga habis.
Karyawan yang tidak ingin menyebutkan namanya itu pun tidak mengetahui kapan stok masker dan pencuci tangan kembali tersedia.
Demikian di Indomaret Jl Borong Indah Makassar. Kedua barang itu kosong. "Masker dan hand sanitizer kosong sejak kemarin (Senin). Tidak tahu kapan pengisian," ujar salah satu petugasnya.
Lain halnya di Alfa Mart Jl Borong Indah Makassar, sejak pagi keduanya sudah habis diborong pelanggan.
"Hand sanitizer besok diisi, masker mungkin dua hari," kata kasirnya yang juga tidak ingin disebutkan namanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/masker-dan-hand56.jpg)