Pilkada Gowa
Pilkada 2020, Bagaimana Sikap Kerajaan Gowa?
Berbeda dengan tiga kali Pilkada Gowa sebelumnya, perwakilan keluarga Kerajaan Gowa selalu menempati posisi kedua.
Penulis: Ari Maryadi | Editor: Sudirman
Menurutnya, jika masyarakat adat menginginkan keluarga Kerajaan Gowa maju, tentunya akan melalui Rapat Dewan adat Batesalapang.
Termasuk apabila keluarga Kerajaan Gowa akan memberikan dukungan ke salah satu pasangan calon nantinya
"Masyarakat adat belum ada keinginan. Apabila ada keputusan ditetapkan melalui Rapat Dewan Adat," ucapnya.
Sebelumnya, dalam tiga kali Pilkada Gowa, pihak keluarga Kerajaan Gowa selalu menjadi penantang Keluarga Yasin Limpo.
Dalam tiga kali Pilkada Gowa tersebut, Andi Maddusila Andi Idjo selalu menempati posisi kedua.
Pada Pilkada 2005, Andi Maddusila Andi Idjo yang berpasangan dengan Usman Mahyuddin diusung PPP dan PBR meraih 86.494 suara.
Pasangan ini kalah melawan pasangan Ichsan Yasin Limpo-Abd Razak Badjidu yang didukung Golkar, PDK, Demokrat dengan 98.336 suara.
Lima tahun kemudian, Andi Maddusila Andi Idjo berpasangan dengan Jamaluddin Rustam meraih 134.409 suara.
Namun kembali kalah melawan pasangan petahana, Ichsan Yasin Limpo-Abd Razak Badjidu yang meraih 184.628 suara.
Sementara Pilkada Gowa 2015, pasangan Andi Maddusila Andi Idjo-Wahyu Permana meraih 97.437 suara (26,28 persen).
Kalah melawan pasangan independen Adnan Purichta Ichsan- Karaeng Kio yang meraup 151.373 suara (41,65 persen).
Laporan Wartawan Tribun Timur @bungari95
Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur
Follow akun instagram Tribun Timur:
Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/andi-ichsan-daeng-mattawang-plt-raja-gowa-ke-37.jpg)