Virus Corona
Warga Jepang Tertular Corona Sepulang Liburan dari Indonesia
Dilaporkan pria tersebut tidak memiliki riwayat perjalanan ke China 14 hari sebelum munculnya gejala-gejala corona.
Ditjen Imigrasi menolak mereka lantaran pernah singgah di daratan China selama 14 hari. Jumlah ini dihitung mulai dari 5-23 Februari 2020 dan diperoleh dari seluruh tempat pemeriksaan Imigrasi di Indonesia.
"Alasan penolakan antara lain karena WNA pernah tinggal atau singgah di wilayah China daratan pada 14 hari sebelum memasuki wilayah Indonesia," kata Kabag Humas dan Umum Ditjen Imigrasi Arvin Gumilang.
"Hal ini menjadi dasar bagi pejabat Imigrasi di tempat pemeriksaan imigrasi untuk menolak masuk WNA sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Menteri Hukum dan HAM RI nomor 3 Tahun 2020," ucap dia.
Sementara itu, melansir SCMP, hingga Minggu total kasus orang terinfeksi virus corona Covid-19 tercatat 78.583 kasus.
Sementara, angka kematian akibat virus corona mencapai 2.364 jiwa di seluruh dunia.
Adapun, data hingga Sabtu (22/2/2020), jumlah pasien sembuh sebanyak 20.863.
Di Hubei, China, provinsi yang menjadi pusat penyebaran virus corona, tercatat ada 64.084 kasus terinfeksi dan 2.346 kematian sejak Desember 2019.
Otoritas kesehatan setempat, Sabtu, melaporkan, ada 630 kasus baru dan 96 kematian.
Dibandingkan sehari sebelumnya, data ini menunjukkan ada peningkatan 264 kasus baru, sementara angka kematian menurun. Sebanyak 32 kasus terinfeksi baru dilaporkan di penjara provinsi.
Angka kematian di luar China juga terus bertambah.
Data yang dipublikasikan SCMP, Minggu pagi ini menunjukkan, ada tambahan kematian akibat virus corona di Korea Selatan, Iran, dan Italia.
Adapun, angka kematian di China saat ini tercatat 2.345 serta Hong Kong 2 kematian.
Berikut angka kematian akibat virus corona di luar China:
Jepang: 3 orang
Korea Selatan: 3 orang
Italia: 2 orang
Iran: 6 orang
Taiwan: 1 orang
Perancis: 1 orang
Filipina: 1 orang.
(Tribun Network/SCMP/mal/wly/NK)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/tim-medis-di-rumah-sakit-di-wuhan-china-menangani-pasien-virus-corona.jpg)