AFC Cup 2020
Fakta Shan United Calon Lawan PSM, Garang di Kompetisi Domestik dan Sulit Bersaing di Level Asia
Tim asal Myanmar ini ditantang PSM Makassar dalam parai kedua penyisihan grup H, Piala AFC Cup Zona Asean 2020.
Penulis: Wahyu Susanto | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Shan United akan mencari keberuntungan di Indonesia.
Tim asal Myanmar ini ditantang PSM Makassar dalam parai kedua penyisihan grup H, Piala AFC Cup Zona Asean 2020.
Prajurit Shan dijadwalkan bentrok dengan Pasukan Ramang di Stadion Madya, Jakarta, Rabu (26/2/2020).
Laga ini sekaligus pertemuan kedua bagi Shan United melawan tim asal Indonesia.
Pasalnya, Persija Jakarta pernah menjadi lawan Shan United pada edisi AFC Cup 2019 dalam dua pertandingan.
Hasilnya, tak ada kemenangan diraih tim yang bermarkas di Thuwunna YTC Stadium, Myanmar.
Bukan hanya melawan Persija tak bisa menang, Shan United juga tak pernah meraih hasil maksimal jika bertemu dengan tim lain di Asia Tenggara dalam kurun hampir satu dekade terkhir pada kompetisi resmi.
Terbukti dari dua edisi Piala AFC Cup hingga Playoff Liga Champions Asia, mereka hanya sekali meraih kemenangan dari dua ajang level Asia itu.
Namun jangan salah, Shan United diketahui merupakan tim terkuat di kompetisi domestik dalam kurun dua sampai tiga tahun ini.
Sebab mereka mampu meraih juara kasta tertinggi sepak bola Myanmar, Myanmar National Liga selama dua musim dan bertengger dibarisan papan atas klasemen.
Dulu Bernama Kanbawza FC
Shan United didirikan pada 2003 dengan nama awal Kanbawza FC.
Diawal kemunculannya, mereka berstatus klub amatir meski tampil di Myanmar National Liga (belum profesinal), atau kasta tertinggi sepak bola di Myanmar.
Markas mereka awalnya di Yangon namun pindah ke Taunggyi, Myanmar pada kompetisi domestik.
Pada tahun 2015, Kanbawza FC akhirnya berubah nama menjadi Shan United dan kini telah berusia 17 tahun.