KRONOLOGI 2 Pesepakbola Indonesia Tersambar Petir hingga Berasap di Lapangan, 1 Meninggal Dunia
KRONOLOGI 2 Pesepakbola Indonesia Tersambar Petir Hingga Berasap di Lapangan, 1 Meninggal Dunia
TRIBUN-TIMUR.COM - KRONOLOGI 2 Pesepakbola Indonesia Tersambar Petir Hingga Berasap di Lapangan, 1 Meninggal Dunia
Kabar duka menyelimuti dunia sepak bola Indonesia, khususnya wilayah Sulawesi Tenggara.
Pemain sepak bola asal Konawe Selatan, Sulawesi Selatan, yakni Muhammad Fery (16) tewas akibat tersambar Petir.
Peristiwa tersebut terjadi di pertandingan Bupati Cu U16, Kamis (20/2/2020).
• Naas, Farhan Tersambar Petir Saat Main Ponsel sambil Di-charge, ini Bahayanya Isi Daya Saat Hujan
• KABAR GEMBIRA, China Akhirnya Temukan Obat Virus Corona, Ternyata Sudah Lama Ada di Indonesia
• Irianto Baso Bakal Serahkan Syarat Dukungan 23 Februari, 4 Kecamatan Ini Lumbung Dukungannya
Pelatih Tim Persatuan Sepak Bola Tinanggea, yakni Sahrum mengungkapkan jika Ferry nampak terjatuh setelah tersambar Petir.
Sang pelatih juga mengungkapkan, sang pemain berusaha untuk berdiri namun tidak bisa akibat kesakitan.
"Teman di dekatnya yang lihat tadi ngaku memang (tubuh) almarhum mengeluarkan asap," kata Sahrum, Jumat (21/2/2020) seperti yang dilansir dari Tribun Kaltim.
Ferry semopat dilarikan ke rumah sakit terdekat.
Namun naas, akibat luka bakar yang berada di tubuhnya, sang pemain akhirnya tak tertolong.
Selain Ferry, Petir juga menyambar rekan pemain lainnya, yakni Musta (16).
Meskipun demikian, kondisi Musta ta separah yang dialami oleh Ferry.
Saat ini, pemain yang berusia 16 tahun itu menerima perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Konawe Selatan.
• Ashraf Sinclair Rela Lepas Pekerjaannya Berpenghasilan Ratusan Juta Demi ini, Daniel Mananta Terdiam
• Naas, Farhan Tersambar Petir Saat Main Ponsel sambil Di-charge, ini Bahayanya Isi Daya Saat Hujan
• Peringatan Dini BMKG di 33 Kota Besar Besok, Jumat 21 Februari 2020: Waspada Hujan Petir!
Menurutn keterangan pihak rumah sakit, kondisi Musta hingga saat ini telah berangsur membaik.
Persitiawa kabar duka bagi dunia sepak bola Indonesia terjadi saat hari ke-4 pelaksanaan turnamen sepak bola memperebutkan Bupati Cup I Usia 16 tahun.
Turnamen yang diikuti 25 tim dari 25 kecamatan di Kabupaten Konawe Selatan itu berlangsung di Stadion Lababa Silondae, Konsel.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/5-fakta-brimob-tewas-tersambar-petir-di-gunung-ringgit-pasuruan.jpg)