Kasus Rabies

Luwu Timur Endemis Rabies, Anggota Dewan Sidak Ketersediaan Vaksin di Puskesmas, Hasilnya?

Kunjungan anggota komisi 1 membidangi kesehatan ini sekaligus mengecek ketersediaan vaksin rabies di tiga puskesmas tersebut.

Ivan / Tribun Timur
Anggota DPRD Luwu Timur, Rully Heriawan melakukan kunjungan di Puskesmas Tomoni, Mangkutana dan Kalaena, Selasa (18/2/2020). 

TRIBUNLUTIM.COM, TOMONI - Anggota DPRD Luwu Timur, Rully Heriawan melakukan kunjungan di Puskesmas Tomoni, Mangkutana dan Kalaena, Selasa (18/2/2020).

Kunjungan anggota komisi 1 membidangi kesehatan ini sekaligus mengecek ketersediaan vaksin rabies di tiga puskesmas tersebut.

Rully mengatakan, stok persediaan vaksin rabies harus selalu ada jangan sampai kosong begitu pun persedian obat lainnya.

"Dari hasil kunjungan ke puskesmas stok vaksin rabies ada tersedia," kata Ketua Fraksi Hanura DPRD Luwu Timur kepada TribunLutim.com.

Dinas kesehatan dan dinas peternakan kata Rully, diminta berkordinasi dan aktif dalam melakukan sosialisasi terhadap dampak yang diakibatkan gigitan anjing.

"Dan aktif juga memberikan vaksin kepada binatang peliharaan warga seperti anjing, agar tidak terjangkit rabies," imbuhnya.

Ia pun menyarankan, apabila ada warga yang digigit anjing segera mungkin ke puskesmas terdekat atau pustu.

"Jangan ditunda-tunda atau dibiarkan sampai besok karena akan berakibat fatal," tutur Sekretaris DPC Hanura Luwu Timur.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Luwu Timur, kasus Gigitan Hewan Penular Rabies (GHPR) di Luwu Timur meningkat signifikan dalam kurun enam tahun terakhir 2014-2019.

Data dari Komda zoonosis/rabies Luwu Timur merujuk laporan Puskesmas terjadi trend peningkatan kasus GHPR secara signifikan.

Halaman
12
Penulis: Ivan Ismar
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved