Pelantikan Pejabat Pemprov

Alasan Sekprov Sulsel Lantik 2 Kadis Malam Hari: Karena Mau Pensiun

Dari sembilan (9) Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dilelang, tercatat baru dua pejabat yang ditetapkan untuk mendapatkan promosi j

abdiwan/tribun-timur.com
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menggelar pelantikan bagi pejabat eselon II l, pasca lelang jabatan yang digelar pekan lalu, Jumat (14/2/20) malam. 

TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menggelar pelantikan bagi pejabat eselon II l, pasca lelang jabatan yang digelar pekan lalu, Jumat (14/2/20) malam.

Dari sembilan (9) Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dilelang, tercatat baru dua pejabat yang ditetapkan untuk mendapatkan promosi jabatan sebagai eselon II.

Dia adalah Andi Ardin Tjatjo sebagai Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Sulsel, dan Andi Irawan Bintnag sebagai Kepala Dinas Energi, dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Sementara pejabat yang dikukuhkan atas adanya peleburan organisasi Pemprov Sulsel yakni Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Abdul Malik Faisal.

Serta Andi Parenrengi dikukuhkan sebagai Kadis Kehutanan Sulsel, sebelumnya menjabat Kadis Tanaman Pangan Hortikultura, dan Perkebunan Sulsel.

Sebenarnya, dalam proses seleksi terbuka yang digelar selama dua pekan, ada sembilan jabatan lowong yang dilelang. Namun, baru dua yang diisi dan pejabatnya dilantik malam ini.

Adapun pelantikan ini telah ditetapkan melalui Surat Keputusan Gubernur Sulawesi Selatan Nomor: 821.22/04/2020 Tanggal 31 Januari 2020.

Usai melantik, Sekprov Sulsel Abdul Hayat Gani memberikan keterangan pers, bahwa pelantikan ini digelar malam hari ini adalah hal yang biasa.

Ia menjelaskan, alasan sehingga pejabat ini harus dilantik malam ini, karena mengingat batas usia dari dua pejabat yang dipromosi sebagai pejabat eselon II, yakni Ardin Tjatjo dan Andi Irawan Bintang .

"Kebijakan KASN kalau tidak dilantik (segera), ini ada 2 pensiun, Andi Ardin dengan Irawan Bintang sudah habis. Selain itu, KASN juga beri batas akhir hingga pukul 12.00 jadi itu (pertimbangan) kita kenapa harus malam ini," ujar Hayat, Jumat (14/2/2020).

Halaman
12
Penulis: Saldy Irawan
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved