Nelayan Mamuju Tengah Hilang

Nelayan Mamuju Tengah yang Hilang Ditemukan Tewas

Nelayan di Dusun Karama, Desa Pangale, Kecamatan Pangale, Kabupaten Mamuju Tengah, yang hilang sejak Selasa 11 Februari, ditemukan

Penulis: Nurhadi | Editor: Suryana Anas
TRIBUN TIMUR/NURHADI
jenazah nelayan mamuju tengah yang hilang di perahunya dalam posisi terbaring. Kondisinya sudah membengkak.(nurhadi/tribun) 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Syahril (55) seorang nelayan di Dusun Karama, Desa Pangale, Kecamatan Pangale, Kabupaten Mamuju Tengah, yang hilang sejak Selasa 11 Februari, ditemukan warga Dusun Tanjung Batu, Desa Sumare, Kecamatan Mamuju, dalam keadaan tewas, Kamis (13/2/2020).

Desa Sumare merupakan daerah tanjung. Posisinya sekitar 15 km dari pusat kota Mamuju.

Korban ditemukan bersama perahu katinting yang digunakan melaut oleh warga bernama Udin (35). Posisi korban terbaring di belakang perahu.

Mayatnya sudah membengkak menggunakan baju biru dan celana pendek hitam.

Perahu korban dalam kondisi penuh air. Badan perahu sudah tak kelihatan, namun terpal biru yang digunakan sebagai atap kelihatan dari tepi pantai.

Perahu masih utuh, alat pancing dan mesin perahu juga masih berada di atas kapal.

Udin menyebutkan korban ditemukan sekitar posisi 3 mil dari bibir pantai sekitar Pukul 12.00 Wita.

"Saya kan di atas masjid jadi kelihatan kesana. Orang disini bilang kayaknya itu perahu tenggelam, saya kesana cek berdua, ternyata tenggelam saya liat ada orang di atas sudah mengambang,"kata Udin kepada Tribun Timur.com.

Udin mengatakan setelah ia memastikan bahwa itu perahu tenggelam dan di atasnya ada orang meninggal ia kembali dan melaporkan kepada pemerintah desa setempat.

"Kemudian ada tujuh orang kesana menarik perahu korban ketepian. Tapi saya sudah tidak ikut kesana,"kata Udin.

Warga Sumare memperkirakan korban sakit saat sementara melaut lalu meninggal. Apalagi korban melaut seorang diri.

"Posisi perahu tidak tenggelam ke dasar laut karena menggunakan pelampung (palatto-baca manda).

Saat ini aparat kepolisian dari SAR Brimob dan Basarnas sudah ada dilokasi. Rencananya korban akan dievakuasi ke RS Bhayangkara Mamuju.

"Kita rencana evakuasi dulu ke RS Bhayangkara, keluarga korban juga sudah ada disini,"kata Kapolsekta Mamuju AKP Suhartono di lokasi.(tribun-timur.com)

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved