Tribun Toraja Utara

Tiga Pelajar SMP Kedapatan Mencuri, Kapolres Toraja Utara Panggil Orang Tua

Tiga pelajar SMP di Toraja Utara kedapatan mencuri di minimarket Jalan Ahmad Yani Kecamatan Rantepao, Selasa (11/02/2020) malam.

Tiga Pelajar SMP Kedapatan Mencuri, Kapolres Toraja Utara Panggil Orang Tua
Bripda Iqbal
Tiga pelajar SMP di Toraja Utara kedapatan mencuri dan diberi pembinaan pihak Polres Toraja Utara, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Rantepao, Selasa (11/02/2020) malam. / foto Bripda Iqbal 

TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO - Tiga pelajar SMP di Toraja Utara kedapatan mencuri di minimarket Jalan Ahmad Yani Kecamatan Rantepao, Selasa (11/02/2020) malam.

Polres Toraja Utara langsung mengamankan ketiga pelajar usia 14 tahun itu untuk dilakukan pembinaan ke Mapolsek Rantepao.

Ketiga pelajar SMP dikerumuni warga setelah ketahuan (diciduk) mencuri di minimarket.

Kapolres Toraja Utara, AKBP Yudha Wirajati Kusuma saat itu melintas pulang dari kantor dan mengecek warga yang ramai kumpul, kemudian mendapati tiga pelaku pencurian tertangkap tangan.

Untuk mencegah hal yang tidak diinginkan, AKBP Yudha menelfon PS Kanit PPA Polres Toraja Utara, Aipda Irwanto Gusri dan piket Polsek Rantepao untuk menangani kasus yang ketiga pelajar diserahkan ke kepolisian dan memangil orang tuanya agar dilakukan pembinaan.

"Kasus ini diselesaikan secara diversi karena pelaku di bawah umur, artinya diberikan pembinaan kepada anak tersebut," ujar Yudha, Rabu (12/02/2020) pagi.

Kata AKBP Yudha, mantan Kasubdit Tipikor Polda Sulsel itu menerangkan, ketiga remaja SMP tidak asal dilakukan pembinaan, karena mereka harus menandatangani pernyataan tidak akan mengulangi perbuatannya tersebut dan disaksikan orang tua mereka.

"Tujuan utama adalah agar para pelaku tindak pidana yang masih kategori anak dapat mengubah perilaku negatif ke perilaku positif," terangnya.

Kapolres AKBP Yudha juga menyelesaikan persoalan ketiga remaja itu menebus hasil curiannya agar persoalan tidak berkepanjangan lagi dan orang tua remaja harus mendidik anaknya dengan baik.

"Sebab peran orangtua menjadi kunci utama agar anak-anak tidak melakukan pelanggaran hukum, kita berharap setelah pembinaan ini semuanya bisa berubah menjadi lebih baik," tutupnya. (*)

Laporan Wartawan TribunToraja.com, @cinnank17

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

(*)

Penulis: Risnawati M
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved