Kolom Teropong

Memuji

Cerita teman saya ketika menghadiri sebuah acara yang terbilang ‘bergengsi’ cukup membuat kening ini berkerut.

Memuji
dokumen Abdul Gafar
Abdul Gafar 

Oleh: Abdul Gafar
Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Hasanuddin

Dalam kehidupan kita sehari-hari kata ‘puji’ sudah bukan kata baru lagi. Maknanya tergantung awalan atau akhiran yang menyertainya akan menentukan ‘rasa’ dari kata tersebut.

Ada kalimat yang aktif. Ada juga yang pasif jadinya. Ada yang berbau positif, ada juga yang negatif sekaligus provokatif.

Cerita teman saya ketika menghadiri sebuah acara yang terbilang ‘bergengsi’ cukup membuat kening ini berkerut.

Acara itu dihadiri banyak kalangan termasuk pejabat penting.

Menyentuh Hati, Orangutan Ini Ulurkan Tangan ke Pria yang Masuk ke Kolam Penuh Ular

Tema yang diangkat dalam pertemuan itu menyangkut hajat hidup orang banyak termasuk kepentingan negara di dalamnya.

Kekuatan dan ketangguhan negara ini juga ditentukan ketersediaan sumber daya alam tersebut.

Kita ditantang menghadapi kenyataan masa depan yang sudah pasti dibutuhkan oleh manusia.

Tantangan itu harus diterima dengan segala kemampuan yang dimiliki. Cara-cara lama sudah mesti ditinggalkan, hadapi dengan cara-cara yang lebih cerdas dan terukur.

Jika kita berhasil menghadapi tantangan itu dengan baik dan lulus dari ujian, maka hasilnya wajar diberi pujian.

Sekali lagi pujian.

Halaman
12
Editor: Jumadi Mappanganro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved