BPSDM Sulsel

BPSDM Sulsel: SK Tiga Pejabat Widyaiswara Ahli Utama Segera Diteken Presiden

Tiga pejabat struktural itu adalah Kepala Dinas Penanamna Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Perizinan) Sulsel AM Yamin

BPSDM Sulsel: SK Tiga Pejabat Widyaiswara Ahli Utama Segera Diteken Presiden
Dok BPSDM Sulsel
Rektor Unhas Prof Dwia Aries Tina Pulubuhu saat menerima kedatangan Kepala BPSDM Sulsel Imran Jausi dan rombongan di Rektorat Unhas, Senin (7/1). Kedua lembaga tersebut sepakat bekerjasama meningkatkan sumber daya manusia ASN di Sulawesi Selatan. 

TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR - Tiga pejabat eselon II Pemprov Sulsel yang memilih jadi Widyaiswara, rupanya telah terdaftar sebagai calon Widyaiswara Ahli Utama di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Sulawesi Selatan.

Tiga pejabat struktural itu adalah Kepala Dinas Penanamna Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Perizinan) Sulsel AM Yamin, Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sub Bidang Keuangan M Tamzil, dan Kadis Perhubungan Sulsel Syamsibar.

Menurut Kepala BPSDM Sulsel Imran Jauzi, tiga pejabat ini telah dinyatakan memenuhi syarat untuk diangkat sebagai Widyaiswara.

Adapun saat seleksi pengangkatan Widyaiswara di BPSDM Sulsel melibatkan Lembaga Administrasi Negara (LAN).

"Jadi ketiga pejabat Pemprov ini dinyatakan bersyarat untuk dipromosikan sebagi Widyaiswara Ahli Utama," ujarnya, Jumat (7/2/2020).

Untuk masuk ke jenjang ini, salah satu syaratnya adalah sudah berpangkat IVd. Pangkat ini diketahui adalah karir tertinggi seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Sulsel.

"Ya boleh dikatakan pamong senior lah," Imran menambahkan

Ia menjelaskan seseorang yang terdaftar sebagai Widyaiswara akan mendapatkan tunjangan setara dengan jabatan eselon IIb, di Pemprov Sulsel setara dengan kepala biro.

Selain itu, masa bakti di pemerintahan juga akan bertambah hingga 65 tahun.

Ini kata Imran tentu berbeda dengan ASN struktural, pejabat yang menduduki eselon II masa pengabdiannya hanya sampai batas 60 tahun.

Halaman
12
Penulis: Saldy Irawan
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved