Kejati Sulsel Hentikan Kasus Jentang

ACC Soroti Sikap Kejati Sulsel SP3 Kasus Jentang, Ada Apa?

Anti Corruption Commiittee (ACC) soroti, sikap Kejati Sulsel dalam hal perkara korupsi.

TRIBUN TIMUR/DARUL AMRI
Sekertaris ACC Sulawesi, Abdul Kadir Wokanubun 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Anti Corruption Commiittee (ACC) soroti, sikap Kejati Sulsel dalam hal perkara korupsi.

Bagaimana tidak, Kejati keluarkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) di kasus Soedirjo Aliman alias Jentang (83).

Dimana sebelumnya, Jentang ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejati dalam kasus penyewaan lahan milik negara di Buloa.

Hal tersebut pun ditanggapi Direktur ACC Abdul Kadir Wokanubun, saat dikonfirmasi tribun timur.com, Jumat (7/2/2020) siang.

Terkait SP3 kasus Jentang, Kadir menilai komitmen pemberantasan kasus Korupsi oleh penyidik Kejaksaan tidak ada lagi.

"Ini memberi sinyal ke publik bahwa Kejati kini tidak punya komitmen pemberantasan korupsi," ungkap Abdul Kadir Wokanubun.

Dengan begitu tim ACC pesimis, penyidik Kekati Sulsel punya niat untik penuntasan kasus-kasus korupsi jadi perhatian publik.

"Ia pesimis apabila Kejati punya niat untuk penuntasan korupsi melibatkan pihak yang punya kekayaan dan uang," tegas Kadir.

Diketahui, Soedirjo Aliman alias Jentang sudah bebas, setalah Kejati menerbitkan SP3 dalam kasus penyewaan lahan Buloa.

Diketahui, Jentang sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka pada kasus penyewaan lahan negara area Buloa, Tallo, Makassar.

Tetapi, dengan dikeluarkan atau dihentikan dan atau terbit SP3 oleh tim Kejati pada 29 Januari 2020 lalu, Jentang kini bebas. (*)

 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Darul Amri Lobubun

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

(*)

Penulis: Darul Amri Lobubun
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved