Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kemenag Sulsel Seleksi Petugas Haji

Kemenag Sulsel Seleksi Petugas Haji Melalui Smartphone Android

Sementara itu, Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kanwil Kemenag Sulsel H Kaswad Sartono, mengatakan seleksi petugas menggunakan siste

Penulis: Saldy Irawan | Editor: Syamsul Bahri
Humas Kemenag Sulsel
Suasana seleksi petugas haji Kemenag Sulsel. 

TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR - Kementerian Agama Wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel) menggelar seleksi petugas haji 1441 hijriah.

Kepala Seksi Pembinaan Haji Reguler dan Advokasi Haji Kanwil Kemenag Sulsel Solihin mengatakan tercatat sebanyak 339 peserta yang ikut dalam seleksi petugas haji tahun 2020 ini.

Dalam seleksi ini, sebanyak 223 peserta yang ikut dalam seleksi.

Mereka terdiri dari 116 orang Peserta yang mendaftar untuk Formasi panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kloter, yang terdiri dari TPHI dan TPIHI atau Pembimbing Ibadah Kloter.

Khusus untuk PPIH Arab Saudi, itu sebanyak 107 orang peserta. Formasi ini bertugas sebagai petugas bimbingan ibadah, konsumsi, akomodasi, transportasi dan siskohat.

Ia menjelaskan, para peserta seleksi akan memperebutkan 32 kuota PPIH Kloter dengan rinci 16 orang ketua kloter dan 16 orang pembimbing ibadah kloter.

Selain itu, ada juga 13 kuota untuk Penyelenggara Perjalanan Ibadah Haji atau PPIH Arab Saudi.

"Jadi yang ikut dalam seleksi ini yakni para pegawai Kemenag dan Ormas Islam," ujar Solihin, Selasa (4/2/2020).

Sementara itu, Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kanwil Kemenag Sulsel H Kaswad Sartono, mengatakan seleksi petugas menggunakan sistem Computer Asested Test atau CAT.

Menurut Kaswad, hal ini dilakukan agar proses seleksi lebih transparan dan akuntabel, serta terhindar dari praktek kolusi, korupsi, dan nepotisme.

“Proses seleksi ini juga diawasi oleh tim Inspektorat Jenderal Kementerian Agama. Insya Allah kita profesional," kata Kaswad.

Ada yang menarik dalam tes CAT ini, dimana pelaksanaan tes CAT dilakukan peserta melalui masing-masing smartphone miliknya.

Caranya, para peserta diminta untuk mendownload aplikasi CAT Seleksi Petugas Haji untuk melakukan setiap tahapan yang disiapkan.

"Jadi peserta harus mempersiapkan sendiri telpon selulernya berbasis android beserta paket data karena panitia tidak menyediakan jaringan internet di lokasi tes.

Peserta tes tidak dibolehkan membawa hp lebih dari satu. Untuk kelancaran pelaksanaan tes, Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah sudah menyiapkan Tim Khusus untuk memantau proses seleksi selama 24 jam," kata Kaswad.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved