Ganjar Pranowo

Indonesia Butuh 10 Ganjar Pranowo untuk Aman dari Bencana

alah satu komponen paling penting untuk mewujudkan daerah tangguh bencana adalah kemampuan eksekusi dan implementasi program.

Indonesia Butuh 10 Ganjar Pranowo untuk Aman dari Bencana
HANDOVER
Gubernur Jateng ( Jateng ), Ganjar Pranowo saat berbicara pada Seminar Nasional Ketangguhan Bencana yang digelar oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Bogor, Jawa Barat ( Jabar ), Senin (3/2/2020). 

BOGOR, TRIBUN-TIMUR.COM – Salah satu komponen paling penting untuk mewujudkan daerah tangguh bencana adalah kemampuan eksekusi dan implementasi program.

Gubernur Jawa Tengah ( Jateng ), Ganjar Pranowo dinilai mampu mengeksekusi hal itu dengan baik.

Wakil Ketua Ikatan Ahli Bencana (IAB), Hendro Wardono mengatakan kalau Indonesia memiliki 10 orang seperti seorang Ganjar, dan di taruh di daerah-daerah rawan bencana maka Indonesia akan aman.

Hal itu disampaikan pada Seminar Nasional Ketangguhan Bencana yang digelar oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB ) di Bogor, Jawa Barat ( Jabar ), Senin (3/2/2020).

Asyik! Gubernur Jateng Ganjar Pranowo Ajak Transmigran di Palu Pulang Kampung ke Wonosobo

Dalam acara itu, Ganjar Pranowo menjadi satu-satunya gubernur yang didapuk menjadi pembicara.

Direktur Pusat Studi Bencana dan Lingkungan Universitas Dr Soetomo Surabaya ini menerangkan, selama ini banyak program dari pemerintah terkait penanggulangan bencana.

Namun, sebagian besar program itu tidak diimplementasikan dengan baik di daerah sehingga tidak maksimal.

"Makanya kita butuh orang seperti pak Ganjar lebih banyak di Indonesia ini untuk mengeksekusi program inovatif dari pusat. Karena sebagus apapun program, kalau tidak ada keseriusan pemimpinnya maka tentu akan sia-sia," katanya menambahkan.

Selama ini ungkapnya, Ganjar Pranowo merupakan sosok yang berkomitmen dalam penanggulangan bencana serta memberikan contoh sesuatu yang beda dari pemimpin lain.

Dengan komitmennya, program yang ada bisa dieksekusi dengan baik.

Halaman
123
Editor: Edi Sumardi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved