VIDEO: Bantah Ubah Sejarah PBB, Sekjen Sunda Empire Laporkan Roy Suryo ke Mahkamah Internasional

"Bagi saya demi Allah, tidak pernah mengubah apapun dan tidak apa-apa, saya tidak pernah meminta untuk itu," kata Rangga.

TRIBUN-TIMUR.COM - Petinggi Sunda Empire Rangga Sasana mengaku telah melaporkan anggota forum silaturahmi Karaton Nusantara Roy Suryo ke Mahkamah Internasional di Den Haag, Belanda.

Hal itu diungkapkan Rangga Sasana saat berbicara di Kompas TV, Sabtu (25/1/2020) sore.

Rangga Sasana yang menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Sunda Empire tersebut membantah tuduhan Roy Suryo yang menganggap Sunda Empire mengubah data di Wikipedia terkait sejarah PBB dan Nato.

Bahkan Rangga berani bersumpah tidak melakukan perubahan data terkait sejarah PBB dan Nato.

"Bagi saya demi Allah, tidak pernah mengubah apapun dan tidak apa-apa, saya tidak pernah meminta untuk itu," kata Rangga.

Tugas Prabowo Subianto di Kerajaan Baru King of The King dan Acaman untuk Jokowi dari Sunda Empire

Ada Kerajaan Baru King of The King, Prabowo Subianto Disebut Jadi Bagian hingga Ayah Megawati

Petinggi Sunda Empire Rangga Sasana
Petinggi Sunda Empire Rangga Sasana (KOMPAS.COM/YUSTINUS WIJAYA KUSUMA)

Lebih lanjut, Rangga mengungkapkan, perubahan data tersebut adalah ulah dari Roy Suryo sendiri.

"Tidak ada itu, itu karyanya dia," ucap Rangga.

Atas hal tersebut, Rangga Sasana mengaku telah mengadukan persoalan tersebut ke kekaisaran Sunda Empire.

Bahkan ia mengaku telah melaporkan Roy Suryo ke Mahkamah Internasional di Den Haag Belanda.

Rangga menambahkan, ia juga meminta kepada Mahkamah Internasioanal agar memberikan peringatan kepada negara-negara yang ada di dunia

Halaman
123
Penulis: Nur Fajriani R
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved