Samsat Bulukumba

Ada Biaya Tambahan saat Ganti Plat di Samsat Bulukumba, Begini Keluhan Warga

Seperti yang disampaikan oleh Eril, warga Puri Asri, Desa Polewali, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba, Selasa (28/1/2020).

Ada Biaya Tambahan saat Ganti Plat di Samsat Bulukumba, Begini Keluhan Warga
firki
Suasana Samsat Bulukumba, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Pelayanan Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Bulukumba, kembali dikeluhkan warga.

Pasalnya, pengurusan pergantian plat kendaraan dikenakan biaya tambahan.

Seperti yang disampaikan oleh Eril, warga Puri Asri, Desa Polewali, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba, Selasa (28/1/2020).

Berdasarkan hasil pengecekan di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulawesi Selatan (Sulsel), pajak yang harus dibayar hanya sebesar Rp 340.500.

Hanya saja, saat melakukan pengurusan di Samsat Bulukumba, dikenakan biaya tambahan kurang lebih Rp 150 ribu.

"Katanya Rp500 ribu semua. Karena harus dikirim ke Bantaeng (daerah asal kendaraan). Adakah aturannya memang begitu? Karena saya pikir kita bayar sesuai yang tertera, karena sudah sistem online," kata Eril.

Olehnya, ia mengaku bakal meminta STNK-nya kembali, beserta uang yang telah ia setor sebesar Rp 300 ribu.

Eril mengaku, bakal mengurus langsung pembayaran pajak kendaraannya di Samsat Bantaeng.

"Rencana mau saya bawa langsung ke Bantaeng. Kita harap, tidak usah dipersulit begini pembayar pajak kodong. Kenapa ribet sekali kurasa ini urusannya," sesal Eril.

Kanit Regident Polres Bulukumba Iptu Ahmadin, yang dimintai keterangannya menjelaskan, bahwa biaya tambahan tersebut untuk pengiriman berkas ke Bantaeng.

Halaman
12
Penulis: Firki Arisandi
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved