Pilkada Maros

Bakal Calon Bupati Maros, Bawaslu Usut 3 ASN yang Diduga Melanggar

Pelanggaran diduga melibatkan tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) pada tahapan penyelenggaraan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Maros tahun 2020.

Bakal Calon Bupati Maros, Bawaslu Usut 3 ASN yang Diduga Melanggar
amiruddin/tribun-timur.com
Ketua Bawaslu Maros, Sufirman 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Maros, sedang melakukan penanganan kasus terkait dugaan pelanggaran netralitas.

Pelanggaran diduga melibatkan tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) pada tahapan penyelenggaraan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Maros tahun 2020.

Ketua Bawaslu Maros, Sufirman mengatakan, Sabtu (25/1/2020) pada tahapan penanganan, jajarannya sementara melakukan klarifikasi terhadap tiga ASN tersebut.

Mereka diduga melakukan pelanggaran netralitas terkait dengan pencalonan dirinya atau orang lain sebagai Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Maros.

Dugaan pelanggaran netralitas dari tiga ASN tersebut berdasarkan temuan Bawaslu yang telah memenuhi syarat formil dan materil.

Sehingga Bawaslu memanggil mereka untuk dilakukan klarifikasi. Baik kepada yang diduga maupun saksi untuk mendapatkan keterangan.

"ASN tersebut yakni AIN, DK dan YJ. Dan ditargetkan paling lambat hari minggu ini sudah kita rampungkan semua hasil klarifikasi," kata Sufirman.

Selanjutnya, pihaknya akan melakukan kajian dan hasilnya akan diteruskan ke KASN.

"Kami teruskan jika semua keterangan dan bukti-bukti telah rampung untuk diteruskan," lanjut dia.

Selain itu, lanjut Sufirman,  jajaran pengawas kecamatan juga sementara menelusuri informasi adanya oknum ASN yang diduga memasang baliho salah satu bakal calon.

Halaman
123
Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved