Warga Simpellu Diparangi Tetangga

Insiden Pemarangan di Simpellu Wajo, Pelaku dan Korban Masih Keluarga

Seorang kakek bernama Abdul Rahman alias Beddu (60), nyaris tewas ditebas parang oleh tetangganya sendiri, Alimin (41).

Insiden Pemarangan di Simpellu Wajo, Pelaku dan Korban Masih Keluarga
hardiansyah/tribunwajo.com
Usai insiden pemarangan di Dusun Bulu Ganteleng, Desa Simpellu, Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo, rumah pelaku langsung dijaga ketat aparat kepolisian, Jumat (24/1/2020). 

TRIBUN-WAJO.COM, PITUMPANUA - Insiden berdarah terjadi di Dusun Bulu Ganteleng, Desa Simpellu, Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo, Jumat (24/1/2020) siang.

Seorang kakek bernama Abdul Rahman alias Beddu (60), nyaris tewas ditebas parang oleh tetangganya sendiri, Alimin (41).

Diduga, aksi yang dilakukan Alimin adalah buntut dari sikap saling dingin keduanya. Polisi menyebut, Alimin menyimpan dendam terhadap Beddu.

"Persoalan sepele yaitu masalah pengelolaan lokasi kebun, tapi di antara mereka memang sudah sering cekcok, seperti ada dendam, puncaknya tadi," kata Kapolsek Pitumpanua AKP Jasman Parudik kepada Tribun Timur.

Diketahui, jarak rumah keduanya cuma berkisar 200 meter. Bahkan, keduanya diketahui masih memiliki hubungan kekerabatan.

"Itu tetangga dekat rumah, bahkan itu antara korban dan pelaku masih ada hubungan keluarga," katanya.

Mantan Kapolsek Sajoangin itu menambahkan, kejadian bermula ketika pelaku mendatangi rumah korban untuk menyampaikan satu hal.

"Alimin mengatakan kepada korban bahwa dirinya sudah capek kerja itu kebun milik lelaki Nasi, dan ingin berhenti. Saat itu pelaku marah setelah itu korban pergi kendarai sepeda motor miliknya," katanya.

Beberapa saat Beddu kembali ke rumahnya. Namun, Alimin yang menenteng parang panjang sudah menunggu Beddu di depan rumah panggung milik Beddu.

Saat korban turun dari atas sepeda motornya, pelaku langsung memarangi korban beberapa kali menggunakan sebilah parang panjang.

Usai memarangi korban, Alimin langsung melarikan diri. Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut langsung membawa Beddu ke RSUD Siwa untuk mendapatkan perawatan medis.

Kini, Alimin telah diamankan di Mapolsek Pitumpanua bersama barang bukti berupa sebilah parang panjang dengan sarungnya.

Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved