AFC Cup 2020

10 Fakta PSM Tekuk Lalenok United di Leg 1 Play Off AFC Cup 2020 - Bojan Tak Puas hingga Calon Lawan

Simak sepuluh fakta berikut ini dari sukses PSM mengalahkan Lalenok United di leg pertama Play Off AFC Cup 2020.

9. Lalenok Salahkan Kartu Merah

Pelatih PSM Makassar, Bojan Hodak (kiri), Pemain PSM, Zulkifli Syukur (kiri kedua), Pelatih Lalenok United Yance Matmey, dan Pemain Lalenok Rogino Gama, saat sesi press conference, Selasa (21/12020) jelang babak playoff Piala AFC Cup 2020.

Pelatih Lalenok United Yance Metmey menyebut kekalahan timnya dikarenakan kartu merah yang didapat kipernya.

Yance mengatakan, pada awal babak pertama anak asuhnya bermain baik.

Buktinya, gol cepat strikernya Daniel Adade menit 3 membuat kaget skuad PSM Makassar.

"Tapi kiper mendapat kartu merah, itu yang membuat kita goyah. Karena kita main dengan kekurangan orang," ujar Yance usai laga.

Padahal lanjut Yance, timnya sudah dipersiapkan sangat matang melawan PSM.

"Problemnya menit 20-an, kita punya strategi berubah. Kita harus menganti satu pemain setelah kiper kartu merah.

"Itu membuat kita sedikit rancu. Dan hanya berusaha semaksimal mungkin untuk tidak kebobolan," katanya.

Namun menurutnya, itulah sepak bola. "Kita punya banyak peluang, tapi tidak masuk.

"Selanjutnya, saya prepare untuk pertandingan selanjutnya," kata pelatih berkebangsaan Indonesia itu.

Pemain Lalenok United, Paulo Gali berterima kasih kepasa seluruh suporter yang telah mendukung timnya selama 1x90 menit.

"Kesalahan kita kartu merah tadi. Kami berdoa dan terus semangat selama 90 menit.

"Namun hasilnya begini saja. Meski kalah kita main bagus, dan akan berjuang di kandang PSM," ujarnya

Penulis: Muhammad Fadhly Ali
Editor: Arif Fuddin Usman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved