Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Rinding Allo Luwu Utara

Yuk ke Rinding Allo Luwu Utara, Nikmati Wisata Alam Berbasis Budaya

Di Rinding Allo, pengunjung akan dimanjakan dengan pemandangan alam khas pegunungan yang kerap diselimuti kabut disertai suhu udara yang terbilang din

Tayang:
Penulis: Chalik Mawardi | Editor: Syamsul Bahri
Sanovra Jr/TRIBUN TIMUR
Suasana kampung tenun Rongkong berselimut kabut di Dusun Salurante, Desa Rinding Allo, Kecamatan Rongkong, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan. 

TRIBUNLUTRA.COM, RONGKONG - Anda pecinta wisata alam dan budaya?

Kalau iya ada baiknya Anda menyempatkan waktu berkunjung ke Desa Rinding Allo, Kecamatan Rongkong, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan.

Kepala Pusat Informasi Pariwisata Luwu Utara Bulan Masagena mengatakan, Rinding Allo menawarkan wisata alam berbasis budaya bagi setiap pengunjung.

Di Rinding Allo, pengunjung akan dimanjakan dengan pemandangan alam khas pegunungan yang kerap diselimuti kabut disertai suhu udara yang terbilang dingin.

Selain itu, pengunjung juga bisa berkunjung ke Kampung Tenun Rongkong Berselimut Kabut di Dusun Salurante.

"Di Salurante kita bisa melihat langsung tradisi menenun yang sudah berlangsung selama ratusan tahun," kata Bulan, Selasa (21/1/2020).

Bulan menyebutkan, tradisi menenun di Salurante dilakukan secara turun-temurun warga setempat. Khususnya kaum perempuan.

Jenis kain yang berbeda dari kain tenun lainnya jadi ciri khas tersendiri bagi tenun Rongkong.

Seperti jenis pori lonjong, pori situtu, pori alla, rundun lolo, kulangbu tanete, tali tobatu, dan salendang.

"Selain bisa melihat tujuh jenis kain tenun, kita juga bisa melihat 17 motifnya," kata Bulan.

Suasana kampung tenun Rongkong berselimut kabut di Dusun Salurante, Desa Rinding Allo, Kecamatan Rongkong, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan.
Suasana kampung tenun Rongkong berselimut kabut di Dusun Salurante, Desa Rinding Allo, Kecamatan Rongkong, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan. (Sanovra/tribun-timur.com)

Bagaimana dengan penginapan?

Ada 15 rumah warga di sana yang juga dijadikan homestay.

"Tarifnya berfariasi, ada Rp 150 ribu per malam, ada Rp 100 per malam untuk setiap orang. Tapi itu sudah termasuk sarapan pagi dan kopi," katanya.

Berikut daftarnya:

-Desa Rinding Allo, Kecamatan Rongkong, Luwu Utara, Sulawesi Selatan

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved