Tribun Gowa

Viral Keraton Agung Sejagat, Begini Tanggapan Kerajaan Gowa

Andi Kumala menyayangkan kemunculan Raja Keraton Agung Sejagat di Purwokerto, Jawa Tengah yang menipu masyarakat.

Viral Keraton Agung Sejagat, Begini Tanggapan Kerajaan Gowa
ari
Andi Kumala Andi Idjo, putra Raja Gowa ke-36 Andi Idjo Daeng Mattawang Karaeng Lalolang. 

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA -- Putra Raja Gowa ke-36, Andi Kumala Andi Idjo menyayangkan adanya fenomena kemunculan kerajaan palsu di tanah air.

Andi Kumala menyayangkan kemunculan Raja Keraton Agung Sejagat di Purwokerto, Jawa Tengah yang menipu masyarakat.

Ia menyayangkan upaya oknum-oknum yang mengejar ekonomi dan penghargaan melalui pendirian kerajaan palsu tersebut.

"Sejatinya kita menjaga kerajaan sebagai upaya melestarian adat leluhur" katanya saat ditemui Tribun, Selasa (21/1/2020).

"Sedang kerajaan palsu itu hanya mengejar ekonomi bahkan menipu masyarakat," tambahnya.

Andi Kumala menilai, kemunculan Raja Keraton Agung Sejagat di Purwokerto disebabkan karena masyarakat kurang memahami arti sebuah keraton dan kesultanan.

Bahkan, katanya, masyarakat tergiur untuk memperoleh kehormatan secara pragmatis dengan jadi pengikut kerajaan palsu itu.

"Menjanjikan sepeti itu berbahaya. Masyarakat mudah ditipu dengan iming-iming kehormatan," terangnya.

Ia juga menyayangkan tindakan Raja Keraton Agung Sejagat yang membuat pakaian kerajaan secara pribadi, lalu mengukuhkan diri secara sepihak pula sebagai raja.

"Fenomena Kerajaan Agung Sejagat kan orang membayar terus dikasih penghargaan. Untuk dapat pakaian adat bayar juga. Ini kan menyimpang dari tatanan kerajaan," terangnya.

Halaman
12
Penulis: Ari Maryadi
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved