Prostitusi

Fakta-fakta Gadis Baru Lulus SMA Dijual Rp 150 Ribu di Warkop, Ada Ranjang Hingga Tisu

Pasalnya, ada pertanda jika para gadis lulusan SMA di warkop Gresik ini merupakan bagian dari bisnis plus-plus.

ilustrasi
4 Fakta Fenomena Gadis Cantik Asal Jabar di Warkop Gresik, Dijajakan Rp 150 Ribu untuk Sekali Kencan (IST) 

TRIBUN-TIMUR.COM - Fenomena gadis cantik asal Jawa Barat lulusan SMA di warkop Gresik tengah menjadi sorotan. 

Pasalnya, ada pertanda jika para gadis lulusan SMA di warkop Gresik ini merupakan bagian dari bisnis plus-plus. 

Gadis-gadis lulusan SMA di warkop Gresik ini dijajakan dengan harga Rp 150 ribu untuk sekali kencan.

Berikut fakta-fakta yang berhasil wartawan SURYAMALANG.COM kumpulkan dari penyidikan kepolisian:

1. Dimiliki oleh Pria 

Kedok warung untuk bisnis plus-plus di Gresik yang kini tengah menjadi sorotan diketahui milik oleh seorang pria yang diketahui bernama Pramuji.

Pramuji, pemilik warung di Desa Banyuurip RT 05 /RW 01, Kecamatan Kedaeman, Kabupaten Gresik, harus menutup usaha warung kopi (warkop) miliknya.

Pria berusia 45 tahun itu ternyata tidak hanya menjual makanan dan minuman saja. Tetapi, menjual jasa prostitusi.

Warung tersebut digerebek oleh Tim Resmob Polres Gresik pada hari Rabu (13/1/2020) pukul 22.00 WIB.

2. Bisnis Warung Plus-plus Sudah Berjalan 1 Tahun

Wakapolres Gresik, Kompol Dhyno Indra Setyadi mengungkapkan, tersangka sudah satu tahun lamanya menjalani bisnis sebagai mucikari.

Halaman
1234
Editor: Ansar
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved