Spoiler Komik One Piece Chapter 968, Apa Maksud Kata-kata Roger Terlalu Cepat Temukan One Piece?

Spoiler Komik One Piece Chapter 968, Kata-kata Roger Terlalu Cepat saat Temukan One Piece Maksudnya?

Spoiler Komik One Piece Chapter 968, Apa Maksud Kata-kata Roger Terlalu Cepat Temukan One Piece?
Akibapress
Bocoran Serial Komik One Piece Chapter 962, Prediksi 5 Bounty yang Nilainya Jauh Diatas Luffy? 

Ada cerita yang cukup rumit dibalik itu semua, seperti yang digambarkan dalam adegan flashback beberapa chapter kemarin.

Ketika Oden akhirnya bergabung dengan Roger untuk menemukan pulau terakhir, tujuan pertama yang mereka datangi adalah pulau langit.

Roger kemudian pergi kesana dan memahat di poneglyph yang ada di pulau tersebut.

Ada banyak Poneglyph yang tersebar di dunia One Piece dan semuanya berisi berbagai sejarah dunia.

Butuh waktu yang tidak sebentar untuk bisa menemukan semuanya, dan itulah alasan mengapa Roger pergi bersama dengan Oden untuk mencari Poneglyph dan mencapai pulau terakhir.

Roger dan Oden sendiri kemudian pergi ke pulau lainnya dan menemukan poneglyph lainnya, salah satunya adalah di pulau manusia ikan.

Disana, terdapat poneglyph yang berisi permintaan maaf dari Joy Boy yang tidak bisa menepati janjinya kepada mereka.

Sayangnya, Roger dan Oden pun tidak memahami apa maksudnya karena mereka belum membaca poneglyph yang sebelumnya atau sesudahnya.

Ketika mereka tiba di Laugh Tale, dan membaca potongan poeglyph terakhir mereka pun akhirnya paham maksud dari semua poneglyph dan mereka tertawa.

Sembari tertawa, Roger mengatakan bahwa dirinya berharap lahir di era yang sama dengan Joy Boy.

Hal tersebut mengindikasikan bahwa apa yang terjadi di era tersebut dianggap lucu oleh Roger dan krunya.

Berbicara masalah janji, tentunya hal tersebut tidak dibuat dengan sembarangan oleh Oda.

Dan disadari atau tidak, Luffy pun pernah berjanji kepada Shirahoshi, janji tersebut dianggap sama dengan janji yang dibuat oleh Joy Boy di masa lalu untuk membawa Shirahoshi dan manusia ikan lainnya ke daratan dan hidup bersama.

Yang membedakan dari janji mereka berdua adalah Joy Boy berjanji untuk dirinya sendiri, namun untuk Luffy dia berjanji atas nama kru topi jerami.

Karena Roger tahu kapan Shirahoshi akan lahir, dia kemudian memberikan tugas terakhir kepada beberapa krunya, dan salah satunya adalah Shanks.

Di Sabaody, Rayleigh sempat mengatakan kepada Luffy bahwa dia tidak bisa memberitahukan tentang hal yang belum pernah dikatakan oleh Shanks kepada Luffy.

Rayleigh dan Shanks tentunya tahu banyak hal yang tidak diketahui oleh Luffy, dan jika kita kembali melihat petualangan Luffy, banyak hal yang terjadi yang seolah-olah menjadi tuntunan bagi petualangan Luffy selanjutnya.

Seakan-akan Luffy mengikuti jejak dari Roger, hanya saja lebih baik. Rayleigh juga mengatakan bahwa mereka (kru Roger) dan para penduduk Ohara terlalu terburu-buru untuk memecahkan semua hal itu.

Roger langsung pergi menuju Laugh Tale setelah menemukan seluruh Road Poneglyph.

Mereka bahkan tidak bisa menunggu salah satu kru mereka yang sedang sakit, yaitu Buggy yang terserang demam meskipun dia sudah memohon untuk ikut dalam perjalanan menuju Laugh Tale.

Oden pun lebih fokus untuk menemukan Laugh Tale daripada memperhatikan Wano, yang mungkin sudah diambil alih oleh Kaido.

Disinilah titik yang akan diisi oleh kru topi jerami.

Ketika Luffy berhasil menemukan seluruh Road Poneglyph, dia akan berada dalam situasi yang sama dengan Roger dulu, dimana situasi di negara asal temannya sedang dalam bahaya dan situasi rekannya dalam bahaya.

Keputusan Luffy menjadi penting, apakah dia akan melakukan tindakan yang sama dengan Roger atau lebih memilih untuk bertahan terlebih dahulu dan mementingkan rekannya.

Kemungkinan besar Luffy akan memilih untuk lebih mementingkan rekannya, dibandingkan dengan mencari “harta karun.”

Hal tersebut bisa membuat Luffy “menambah” kru lainnya, yaitu Buggy.

Blackbeard akan sampai lebih dahulu ke Laugh Tale, setelah dia bertarung melawan Shanks.

Yang pasti, seperti yang diungkapkan oleh Rayleigh bahwa Luffy harus berjalan selangkah demi selangkah dan tidak mengulangi kesalahan yang sama dengan yang mereka lakukan dulu.

Nikmati waktu yang ada untuk melihat dunia sebelum akhirnya mereka sampai di pulau terakhir.

Editor: Waode Nurmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved