Napi Bandar Ekstasi

Napi Lapas Bolangi Gowa Kendalikan Peredaran Ekstasi Senilai Rp 2,5 Miliar, Begini Reaksi Kalapas

Barang haram yang diselundupkan dalam mesin pompa air pertanian itu, diamankan SatRes Narkoba Polrestabes Makassar

Napi Lapas Bolangi Gowa Kendalikan Peredaran Ekstasi Senilai Rp 2,5 Miliar, Begini Reaksi Kalapas
muslimin emba/tribun-timur.com
Kepala Lapas Bolangi Victor Teguh Prihartono. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Meski di dalam lembaga pemasyarakatan (lapas), keterlibatan narapidana (napi) dalam menjalankan bisnis peredaran narkoba masih saja ditemukan di Kota Makassar.

Hal itu terkuak dari upaya peredaran 5000 butir ekstasi yang diungkap jajaran Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Makassar, Rabu (15/1/2020) malam.

Barang haram yang diselundupkan dalam mesin pompa air pertanian itu, diamankan SatRes Narkoba Polrestabes Makassar di salah satu rumah toko (ruko) penjualan mesin di Jl Dg Tata, Makassar.

Pelakunya, Muh Ali Imran (32) warga Jl Damai, Kota Makassar dan Alex Iskandar (45) pemilik ruko di Jl Dg Tata yang menjadi lokasi penggerebekan.

Kasat Narkoba Polrestabes Makassar, Kompol Diari Astetika mengungkapkan, esktasi berjenis granat itu tiba di Makassar melalui jasa ekspedisi laut.

Modusnya, dengan menyelundupkan ke dalam mesin pompa air pertanian.

"Jadi ini barang punya napi di Lapas Bolangi sana, identitasnya sudah diketahui," kata Diari Astetika.

Napi yang masih enggan dibeberkan identitasnya dengan alasan pengembangan itu, kata Diari, bersaudara dengan Alex Iskandar, pemilik usaha toko mesin.

"MAI (Muh Ali Imran) ini kurirnya si napi. Napi ini saudara dengan pemilik toko ini (Alex Iskandar)," ujarnya.

Kepala Lapas Bolangi, Victor Teguh Prihartono, yang dikonfirmasi terkait adanya napi yang mengendalikan peredaran narkoba di dalam Lapas, mengaku belum mendapat konfirmasi dari pihak kelpolisian.

Halaman
12
Penulis: Muslimin Emba
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved