Pilkades di Bulukumba

Tim Pemantau Minta Panitia Pilkades di Bulukumba Tak Berpihak

Sejumlah persiapan kini mulai dilakukan oleh Panitia Pemilihan Pilkades di 64 desa tersebut.

Tim Pemantau Minta Panitia Pilkades di Bulukumba Tak Berpihak
firki/tribunbulukumba.com
Ketua Komisi A DPRD Bulukumba Andi Pangerang Hakim (tengah). 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Sebanyak 64 desa di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), bakal melaksanakan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak, Maret 2020 mendatang.  

Sejumlah persiapan kini mulai dilakukan oleh Panitia Pemilihan Pilkades di 64 desa tersebut.

Seperti pembukaan pendaftaran, yang telah resmi dibuka, Senin (13/1/2020) lalu.

Pemkab Bulukumba tidak menginginkan Pilkades serentak di 64 desa tersebut berlangsung amburadul.

Olehnya, Pemkab Bulukumba telah membentuk tim yang tugasnya memantau pelaksanaan Pilkades, mulai dari tahap pendaftaran calon hingga hari H pelaksanaan pemungutan suara.

Tim pemantau bentukan Pemkab Bulukumba, telah menggelar monitoring dan evaluasi yang berlangsung di aula kantor Camat Ujungloe, Selasa (14/1/2020).

Monitoring dan evaluasi dihadiri Panitia Pemilihan Pilkades dari kecamatan Ujungloe dan kecamatan Bontobahari.

"Monitoring dan evaluasi untuk memetakan potensi kerawanan jelang Pilkades. Termasuk meminta masukan serta masalah yang dihadapi selama ini," kata Anggota Tim Pemantau Pilkades, HM Daud Kahal.

Ketua Komisi A DPRD Bulukumba Andi Pangerang Hakim, juga mengahadiri pelaksanakan rapat monitoring dan evaluasi tersebut.

”Kami selaku perwakilan dari bapak dan ibu di DPRD, mengajak kepada panitia pilkades dan pelaksana tugas untuk bersikap netral, sehingga tidak ada riak dalam pelaksanaan pilkades nantinya,” kata Andi Pangerang Hakim.

Halaman
12
Penulis: Firki Arisandi
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved