Pilkada Serentak 2020

Golkar dan Nasdem di Sulsel Petakan Kekuatan di Pilkada Serentak 2020, Tetap Mua Koalisi

Jelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2020 di Sulsel, partai politik (parpol) mulai memetakan kekuatan masing-masing.

Golkar dan Nasdem di Sulsel Petakan Kekuatan di Pilkada Serentak 2020, Tetap Mua Koalisi
TRIBUN TIMUR/ABDUL AZIS
Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Golkar Sulsel, Kadir Halid 

Saat ini kata Kadir Halid, partainya masih melakukan survei terhadap bakal calon kepala daerah yang telah mengikuti seluruh proses penjaringan di Golkar Sulsel.

Menurutnya, survei dilakukan selama dua minggu. Golkar mensurvei kekuatan kandidat sebagai indikator untuk menentukan usungan di Pilkada nanti.

“Survei ini dilakukan hingga 27 Januari. Hasilnya dikirim ke DPP untuk diputuskan,” tegas Kadir.

Di urutan kedua yang bisa mengusung pasangan calon kepala daerah tanpa harus berkoalisi adalah Partai Nasdem.

Nasdem bisa mengusung sendiri pasangan cakada di empat daerah, yakni Barru, Toraja Utara, Pangkep, dan Tana Toraja.

Meski demikian, partai bentukan Surya Paloh tersebut tetap tidak menutup ruang koalisi dengan partai lain.

“Pasti kita lakukan koalisi,” kata Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasdem Sulsel Syahruddin Alrif.

Menurut Syahar sapaannya, koalisi Nasdem bukan untuk mencari calon kepala daerah.

Namun koalisi dibutuhkan untuk mencari calon wakil kepala daerah.

Koalisi Nasdem katanya, juga bukan hanya untuk memenuhi syarat pencalonan, yakni memiliki sedikitnya 20 persen jumlah kursi parlemen di daerah yang bersangkutan, tapi juga untuk memperkuat dukungan politik di DPRD untuk mendukung jalannya pemerintahan di daerah itu.

Halaman
123
Penulis: Abdul Azis
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved