Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kantor Imigrasi Parepare

700 Pemohon Paspor di Kantor Imigrasi Parepare Belum Dilayani

Penerbitan paspor yang telah ditetapkan sebelumnya, sesuai Standard Operating Procedur (SOP) yaitu, akan terbit 3 hari kerja setelah melakukan proses

Penulis: Darullah | Editor: Syamsul Bahri
Darullah/Tribun Parepare
Noer Putra Bahagia, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Kota Parepare 

TRIBUN-PAREPARE.COM, PAREPARE - Proses penyelesaian penerbitan paspor di Kantor Imigrasi Kelas II TPI Kota Parepare, untuk sementara memerlukan waktu lebih lama daripada yang telah ditetapkan sebelumnya.

Penerbitan paspor yang telah ditetapkan sebelumnya, sesuai Standard Operating Procedur (SOP) yaitu, akan terbit 3 hari kerja setelah melakukan proses pembayaran.

Tetapi untuk pekan ini, pencetakan paspor diminimalisir, hingga pendistribusian blangko paspor tiba di Kantor Imigrasi Parepare.

Terkait hal ini, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Parepare, Noer Putra bahagia mengatakan bahwa, penerbitan paspor kami minimalisir sejak satu pekan yang lalu.

"Hal ini, dikarenakan blangko paspor sementara dalam pendistribusian menuju Kantor Imigrasi Parepare," ujarnya kepada TribunParepare.com, Selasa (14/1/2020) siang.

Mereka perkirakan paling lambat 2-3 hari ini, blangko paspor tersebut sudah bisa sampai di Kota Parepare," kata Putra.

"Blangko masih ada 300 an, sementara pemohon mencapai 700 an," ungkapnya.

Lanjutnya, untuk saat ini, blangko yang ada hanya diperuntukkan bagi pemohon yang urjen saja.

Urjen dalam hal ini yaitu seperti orang yang sakit dan harus segera berangkat untuk berobat diluar negeri.

Juga bagi pemohon yang sudah terlanjur beli teket, atau mepet jadwal berangkatnya, dan orang pemerintahan dalam urusan penting keluar negeri.

"Peminimalisiran sementara ini juga dikarenakan semenjak musim liburan, mulai Oktober hingga Desember, pembuatan paspor setiap harinya melonjak derastis," jelasnya.

Kantor Imigrasi Parepare, yang tadinya diberikan kuota 110-120, meningkat menjadi 150-200 pemohon setiap harinya.

"Pemohon tetap kami proses, tapi penerbitannya untuk pekan ini, diprioritaskan bagi yang urjen," paparnya.

"Kantor Imigrasi terus berusaha memberikan pelayanan terbaiknya, untuk menyelesaikan proses itu secepat mungkin," tegas Putra.

"Saya memohon maaf atas lambatnya peroses pembuatan paspor beberapa minggu ini, dikarnakan stok buku paspor terlambat pendistribusiannya," imbuhnya.

Laporan wartawan TribunParepare.com, Darullah, @uull_darullah.

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow Instagram Tribun Timur

Subscribe akun Youtube Tribun Timur

(*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved