Cuaca Ekstrem di Mamuju
8 Rumah Warga Tapalang Mamuju Rusak Dihantam Ombak, Kerugian Hingga Puluhan Juta
Mengakibatkan abrasi dengan panjang kurang lebih 200 meter di Desa Taan, Kecamatan Tapalang, Kabupaten Mamuju, sekitar Pukul 18.30 Wita.
Penulis: Nurhadi | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Cuaca ekstrem melanda wilayah Sulawesi Barat, Minggu (11/1/2020).
Hujan deras diserta angin kencang terjadi sejak pagi.
Mengakibatkan abrasi dengan panjang kurang lebih 200 meter di Desa Taan, Kecamatan Tapalang, Kabupaten Mamuju, sekitar Pukul 18.30 Wita.
Akibatnya, sejumlah dinding tembok rumah warga hancur dihantam ombak tinggi.
Itu akibat tanggul penahan ombak rubuh karena tak mampu menahan kerasnya ombak.
Data yang dihimpun Tribun-Timur.com, sebanyak 8 rumah warga terdampak cuaca buruk.
Rumah tersebut mengalami rusak berat.
Tak ada korban jiwa. Namun kerugian warga diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
Adapun korban yakni, Amiruddin (65), Astar (33), Baharuddin (55), M Said (60), Baharuddin (60), Fahri (78), Rasada (55) dan Mu'min (45).
Saat ini hujan di Kabupaten Mamuju dan sekitarnya belum juga redah. Warga yang terdampak sementara mengungsi ke rumah kerabat.
"Warga masih siaga bersama dengan Kades Taan, Babinsa Koramil 1418-02 Tapalang, beserta dua orang Tagana dan aparat keamanan setempat,"demikian laporan salah satu anggota Polsek Tapalang.(tribun-timur.com).
Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, @nurhadi5420
Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur
Follow Instagram Tribun Timur
Subscribe akun Youtube Tribun Timur
(*)