Mutasi Pejabat Pemprov Sulsel

Dua Keluarga Mentan RI Mulai Hadiri Ruang Pelantikan Pejabat Pemprov Sulsel

Satu persatu peserta pelantikan pejabat Pemprov Sulawesi Selatan (Sulsel) mulai tiba dilokasi pelantikan, Baruga Karaeng Patingalloang

Dua Keluarga Mentan RI Mulai Hadiri Ruang Pelantikan Pejabat Pemprov Sulsel
TRIBUN TIMUR/SALDY IRAWAN
Jelang Pelantikan pejabat Pemprov Sulawesi Selatan (Sulsel) mulai tiba dilokasi pelantikan, Baruga Karaeng Patingalloang, Makassar, Rabu (8/1/2020). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Satu persatu peserta pelantikan pejabat Pemprov Sulawesi Selatan (Sulsel) mulai tiba dilokasi pelantikan, Baruga Karaeng Patingalloang, Makassar.

Pantauan Tribun, nampak dua keluarga Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo juga hadir dalam seremoni pelantikan ini.

Dia adalah Irman Yasin Limpo Kepala Balitbangda Sulsel yang juga adik Syahrul YL, dan Devo Khadafi Kepala Biro Humas dan Protokol Sulsel, yang juga ponakan Syahrul L

Selain itu, hadir juga sejumlah pejabat eselon II Pemprov Sulsel, diantaranya Kadis SDA Sulsel A Darmawan Bintang, Kepala Biro Pemerintahan Hasan Basri Ambarala, Kadis Perumahan Sulsel Andi Bakti Harumi, dan Asisten 1 Sulsel Aslam Patonangi.

Rencananya pelantikan akan dilakukan oleh Sekprov Sulsel Abdul Hayat Gani.

Pelantikan ini dilakukan setelah Tim Penilai Kinerja (TPK) merilis penempatan para pejabat eselon II.

Pejabat eselon II lanjut dia akan mengisi jabatan kepala OPD sesuai dengan Perda peleburan organisasi.

Tim penilai kinerja OPD Pemprov Sulsel, kata Hayat, antara lain, Asisten III Administrasi Pemprov Sulsel, Badan Diklat, Inspektorat Sulsel, Badan Kepegawaian Daerah pemprov Sulsel, serta Sekretaris daerah Setda Pemprov Sulsel.
Sekedar diketahui, akhir tahun 2019 kemarin, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulsel mengesahkan tentang Peraturan Daerah (Perda) No 11 Tahun 2019.

Perda ini merupakan perubahan Perda No 10 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah.

Jumlah perangkat daerah di Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) berkurang tiga dari 57 menjadi 54 seiring pemberlakuan

Jumlah asisten tetap tiga begitupun Staf Ahli Gubernur tujuh pejabat. Biro di lingkup Sekretariat Daerah (Setda) berkurang satu dari sembilan jadi delapan.

Laporan wartawan Tribun Timur, Saldy

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Subscribe akun Youtube Tribun Timur

(*)

 

Penulis: Saldy Irawan
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved