Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

LPJK Sulsel

LPJK Sulsel Optimis Konstruksi 2020 Akan Lebih Fair

Ketua Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Provinsi Sulsel, Hasbi Syamsu Ali mengatakan, optimisme itu karena implementasi beberapa aturan yang

Penulis: Fahrizal Syam | Editor: Ansar
Hasbi Syamau Ali
Ketua Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Provinsi Sulsel, Hasbi Syamsu Ali. (Hasbi Syamau Ali) 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pelaku jasa konstruksi optimistis menyambut 2020, dan memprediksi jasa konstruksi akan cenderung lebih fair dan terbuka.

Ketua Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Provinsi Sulsel, Hasbi Syamsu Ali mengatakan, optimisme itu karena implementasi beberapa aturan yang lebih terbuka.

"Adanya Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi, adanya Balai Pelaksana Pemilihan Jasa Kontruksi (BPPJK) di tingkat nasional.

Dan adanya Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) di tingkat nasional, provinsi, dan kabupaten/kota, dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel lebih transparan dan tidak ada lagi dominan," jelas Hasbi Syamsu Ali, Senin (6/1/2020).

Hasbi menambahkan, keterserdiaan tenaga atau Sumber Daya Manusia (SDM) profesional bersertifikat, ditunjang suplainya dari LPJK Provinsi Sulsel.

"LPJK Provinsi Sulsel memberikan jaminan suplai SDM berkualitas. Berdasarkan UU Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi menyebutkan tenaga kerja di sektor jasa konstruksi wajib bersertifikat," terangnya.

Hasbi mengatakan, selain itu optimisme jasa konstruksi 2020 juga ditunjang adanya komitmen lelang dini dari pemprov maupun nasional.

"Lelang dini efeknya percepatan beredarnya dana di masyarakat, sehingga menjadi stimulan berjalannya sektor ekonomi" kata dia.

"Khusus di Sulsel, komitmen Pak Gubernur Sulsel dalam rangka memacu percepatan pembangunan infrastruktur.

Salah satunya akses jalan ke Seko, Luwu Utara, yang akan jadi kebangkitan ekonomi baru yang sangat menguntungkan masyarakat kecil," jelasnya menambahkan.

Hasbi mengakui, meskipun kuatnya optimisme terhadap sektor jasa konstruksi. Namun tetap harus ada kehati-hatian terhadap pengaruh ekonomi global yang tidak dapat diprediksi.

Utamanya adanya perang dagang Cina-Amerika yang berdampak kepada kenaikan harga-harga barang/material.

"Masalah ekonomi global ini, sekaligus warning dalam hal berkonstruksi dan berinvestasi, tidak hanya di Sulsel, tetapi seluruh Indonesia," ujarnya.

Hasbi menambahkan, termasuk juga adanya hajatan Pilkada di 12 kabupaten/kota di Sulsel.

"Kita tetap harus hati-hati dan wait and see terhadap kondisi politik di Sulsel," bebernya. (tribun-timur.com)

Laporan Wartawan tribun-timur.com @Fahrizal_syam

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow Instagram Tribun Timur

Subscribe akun Youtube Tribun Timur

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved