Jembatan Batu Bassi

Gunakan Aset Desa, Dinas PU Diminta Bongkar Besi Jembatan Batu Bassi-Nipa Bantimurung

Beberapa masalah yang ditemukan oleh warga, pada pembangunan jembatan desa tersebut.

Gunakan Aset Desa, Dinas PU Diminta Bongkar Besi Jembatan Batu Bassi-Nipa Bantimurung
darul/tribun-timur.com
Jembatan Poros Batu Bassi-Nipa, Desa Minasa Baji, Kecamatan Bantimurung, Maros, tidak rampung tepat waktu. Papan proyek juga tidak terpasang selama proses pengerjaan. Material besi dasar yang digunakan juga milik desa. Padahal kondisi besi sudah karatan 

TRIBUN TIMUR.COM, MAROS - Pembangunan jembatan dan jalan beton Poros Batu Bassi-Nipa, Desa Minasa Baji, Kecamatan Bantimurung, Maros, diprotes warga, Kamis (2/1/2020).

Beberapa masalah yang ditemukan oleh warga, pada pembangunan jembatan desa tersebut.

Seorang warga, Huseng mengatakan, kejanggalan tersebut diantaranya, besi yang digunakan merupakan aset desa.

Padahal anggaran yang digunakan merupakan APBD 2019.

"Kenapa masih pakai aset desa. Jembatan lama tidak dibongkar. Padahal itu dibangun oleh PNPM," kata dia.

Besi yang masih terpasang tersebut harusnya dibongkar lalu diganti dengan baru. Besi lama juga sudah karatan.

"Jadi saya lihat, besi lama itu dicat. Padahal sudah karatan. Di jembatan itu, aset desa dan Pemkab sudah bercampur," kata dia.

Huseng meminta supaya material lama dibongkar dan diserahkan ke pihak desa. Secara aturan, aset desa dan Pemkab juga tidak bisa bercampur.

"Kalau aset desa, ya harus ke desa. Dan dimanfaatkan desa. Bukan Pemkab yang manfatkan," katanya.

Warga linnya, Nurdin curiga hal tersebut disengaja dilakukan oleh kontraktor dan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Maros.

Halaman
123
Penulis: Darul Amri Lobubun
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved