Niat Nikahi Nenek Janda Bercucu 5 Tak Direstui,Erwin Tinggalkan Ayah Ibu & Dunia dengan Gantung Diri

Niat Nikahi Nenek janda Bercucu 5 Tak Direstui,Erwin Tinggalkan Ayah Ibu & Dunia dengan Gantung Diri

SHUTTERSTOCK dan Pixabay
Cinta Mati ke Nenek Janda Bercucu 5 Tak Direstui, Erwin Tinggalkan Ayah Ibu dan Dunia dengan Gantung Diri 

Niat Nikahi Nenek janda Bercucu 5 Tak Direstui,Erwin Tinggalkan Ayah Ibu & Dunia dengan Gantung Diri

TRIBUN-TIMUR.COM - Asmara nenek janda dan brondong Semarang berujung tragedi kematian.

Brondong yang menjalin cinta dengan nenek janda beranak lima itu bernama Erwin (26).

Sayangnya, asmara tak biasa mereka berujung pada kematian Erwin.

 

ILUSTRASI
ILUSTRASI (standardmedia.co.ke)
Ibu korban YS (50) yang pertama kali mendapati anaknya yang memilih mengakhiri hidupnya tersebut.

Kapolsek Ngaliyan, AKP R Justinus mengatakan, sebelum gantung diri, korban sempat menelepon ibunya untuk datang ke rumah kos.

Tak berselang lama, Ibunya datang mencari korban.

Namun ia malah mendapati anaknya sudah dalam kondisi tidak bernyawa.

Setelah olah TKP, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Kemudian sesuai permintaan dari keluarga yang dituangkan dalam surat pernyataan yang ditandatangani oleh perwakilan keluarga dan RT/RW setempat.

Pihak keluarga sudah mengikhlaskan dan memohon untuk tidak dilakukan autopsi.

"Kami selanjutnya menyerahkan jenazah korban kepada pihak keluarga untuk dimakamkan," terangnya.

Hubungan dengan Janda Tak Direstui

Penyebab Erwin memutuskan mengakhiri hidup disebut dipicu masalah asmara.

Dia memilih mengakhiri hidup lantaran niatnya menikahi pujaan hati urung terlaksana.

Sebab, orang tuanya tidak merestui.

Terutama ayah korban.

"Saya memang tidak merestui, sebab wanita yang mau dia seriusi itu janda anak lima dan sudah memiliki cucu," ungkap ayah korban, Koiron kepada Tribun Jateng, Rabu (25/12/2019) malam.

Gantung diri
Gantung diri ()

Dia melanjutkan malam sebelum kejadian gantung diri, Erwin sempat meminta tolong ibunya untuk menyampaikan kembali maksud korban ingin menikahi wanita pilihannya, yang berasal dari Desa Sumberejo Kaliwungu, Kendal.

"Saya bilang, kalau mau hidup bersama wanita itu ikut saja dia. Jangan di sini. Tapi kalau memilih saran orang tua silahkan saja tetap di sini," katanya.

Penolakan Koiron bukan tanpa alasan.

Dia membeberkan usia anaknya dengan wanita itu terpaut sangat jauh.

Bahkan lebih tua dibandingkan ibunya.

Menurut Koiron, wanita itu tidak tepat untuk anaknya.

Halaman
123
Editor: Waode Nurmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved