Tribun Sulsel
Tuntaskan Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak, Kadis PPPA Sulsel Tekankan Pentingnya Data
Tak Hanya Pendekatan Hukum, Penyelesaian Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak Juga Butuh Ini
Penulis: Saldy Irawan | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Provinsi Sulawesi Selatan melaksanakan Diskusi Akhir Tahun dengan tema Akhiri Kekerasan Perempuan dan Anak di Sulawesi Selatan.
Kegiatan dilaksanakan di Hotel Arthama Makassar, Kamis (19/12/2019) dihadiri unsur Srikandi DPRD, LSM, Penegak Hukum, dan Media.
Kepala Dinas PPPA Sulsel, Ilham A Gazaling mengatakan kegiatan refleksi ini bertujuan untuk menguatkan kembali komitmen seluruh pihak yang ada di Sulawesi Selatan dalam rangka pelaksanaan pembangunan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
Menurut dia, data ini bagian dari hal yang sangat penting.
Seperti dicontohkan Ilham, sebelum melakukan pendampingan sikologi, tentu petugas harus melakukan pencatatan sehingga diketahui sejauh mana tingkat perubahan yang dialami oleh korban kekerasan selama proses pendampingan.
"Catatan ini kan bagian dari data. Ini penting agar perencanaan di program yang akan datang semakin matang. Data ini juga sebagai dasar evaluasi kerja-kerja tahun sebelumnya," ujarnya.
Ilham mengungkapkan, dari kasus kekerasan yang terjadi terhadap perempuan dan anak di Sulsel, mayoritas pelaku ternyata merupakan orang yang memiliki hubungan dekat dengan korban.
Untuk itu, Menurut Ilham, pendekatan yang diberikan dalam penyelesaiannya tidak hanya pada pendekatan hukum semata.
Hal-hal lain, seperti konseling, mediasi maupun rujukan juga harus dikedepankan. (*)
Laporan wartawan Tribun Timur, Saldy
Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur
Follow akun instagram Tribun Timur:
Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/dpppa-sulawesi-selatan-ilham-a-gazaling.jpg)