Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Uji Naik Sabuk, 320 Karateka Kohai INKAI Sulsel Parade Kata

Usai parade Kata, para Kohai berjalan sejauh 1,8 km ke Dojo (padepokan) Inkai di Gedung BPK Sulsel, petigaan Jl AP Pettarani dan Jl Hertasning

Penulis: Alfian | Editor: Thamzil Thahir
d0k_Tribun_timur/thamzil
PARADE KATA sekitar 300-an Karateka Kohai INKA Sulsel ikut parade kata di arena CFD Boulevard Panakkukang, Makassar. Kata adalah parade atau gerakan dasar karate sebelum mengikuti ujian kenaikan sabuk di Dojo INKAI Sulsel gedung BPK Jl AP Pettarani, Sulsel, Minggu (15/12/2019). 

Uji Naik Sabuk, 320 Karateka Kohai INKAI Sulsel Parade Kata

MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM -- Sekitar 350 karateka muda (Kohai) dari perguruan Institut Karate-Do Indonesia (INKAI) Provinsi Sulsel, mengikuti rangkaian ujian kenaikan sabuk, Minggu (15/12/2019) pagi.

Uji kenaikan tingkat ini dimulai dengan parade Kata (gerak dasar teknik Karate) di ajang Car Free Day (CFD) Jl Boulevard, Panakkukang, Kota Makassar, Sulsel.

Parade Karateka itu disaksikan orangtua karateka dan seribuan warga yang melintas di jalan utama pusat jasa dan dagang timur Makassar.

"Jodan, ichi, ni, san," teriak Sinsei (instruktur sabuk hitam) memberi instruksi tendangan dan pukulan rendah diikuti hitungan 1,2,3 kepada para Densi Kohai (para murid muda).

Densi Kohai adalah istilah bagi murid pemula dan menengah. Sebagian besar peserta, sekitar 250-an adalah sabuk putih (shirobi). Usia mereka kelas 6 hingga 9 tahun. 

Ketua Inkai Jeneponto Dilantik di Gedung Sipitangarri, Ini Orangnya

Perjalanan Cinta Fero Walandouw dan Susan Sameh, Kini Kandas Setelah Jalin Asmara Sejak 2017

Adik-Kakak Mahasiswa Hukum Unhas Persembahkan Medali Cabor Karate SEA Games 2019

Lalu sisanya, karateka menengah sabuk kuning (kirodi) dan sabuk hijau (Modoriobi). Usia 10 hingga 13 tahun.

Parade kata ini diawasi para sinpai (kakak senior), sabuk biru (Aiobi), cokelat (caobi) dan sekitar sinshei sabuk hitam (Kurobi atau Dan).

Selama hampir sekitar 2 jam, mereka memperagakan Kata embusen (pola, arah) dan kata bunkai (praktik).

"Hampir tiap tahun kita bisa dua kali ujian naik sabuk," kata Sensei Zainab, satu dari 5 instruktur sabuk hitam INKAI Sulsel, saat jeda.

Usai parade Kata, para Kohai berjalan sejauh 1,8 km ke Dojo (padepokan) Inkai di Gedung BPK Sulsel, petigaan Jl AP Pettarani dan Jl Hertasning, Makassar.

UJI KENAIKAN SABUK - Lima anggota Majelis Sabuk Hitam (MSH) INKAI Sulsel menguji karateka Kohai (muda) INKAI Sulsel di Dojo INKAI gedung BPK Sulsel, Minggu (15/12/2019).
UJI KENAIKAN SABUK - Lima anggota Majelis Sabuk Hitam (MSH) INKAI Sulsel menguji karateka Kohai (muda) INKAI Sulsel di Dojo INKAI gedung BPK Sulsel, Minggu (15/12/2019). (dok_tribun)

Di Dojo BPK inilah para Kohai muda mengikuti rangkaian ujian kenaikan tingkat.

Ujian kenaikan tingkat ini disaksikan dan dinalai langsung 5 anggota majelis sabuk hitam (MSH) dari Sensei dan Shihan.

Majelis ini dipimpin langsung Shihan (istilah master tertinggi diatas Dan V) Ir Abdul Djalil Razak (62).

Shihan Abdul Djalil Razak juga Ketua Pengurus Provinsi INKAI Sulsel periode 2019-2014).

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved