Tribun Makassar

Makassar Peringkat 7 Keterbukaan Informasi Publik

Untuk Kabupaten/Kota, Peringkat pertama Kabupaten Luwu Utara, kemudian Kota Parepare, Kabupaten Bone, Sinjai, Bantaeng dan Luwu Timur.

Makassar Peringkat 7 Keterbukaan Informasi Publik
hasim arfah/tribun-timur.com
Komisi Informasi Provinsi (KIP) Sulawesi Selatan menggelar Malam Penganugerahan Pemeringkatan Keterbukaan Informasi Badan Publik Tahun 2019 di Taman Lakipadada, Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Selasa, (10/12/2019). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Komisi Informasi Provinsi (KIP) Sulawesi Selatan menggelar Malam Penganugerahan Pemeringkatan Keterbukaan Informasi Badan Publik Tahun 2019 di Taman Lakipadada, Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Selasa, (10/12/2019).

Kota Makassar keluar sebagai peringkat ke 7 dari 23 Kabupaten di Sulawesi selatan.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Gubernur Sulsel, Prof HM Nurdin Abdullah.

Untuk kabupaten dan kota, peringkat pertama Kabupaten Luwu Utara, kemudian Kota Parepare, Kabupaten Bone, Sinjai, Bantaeng dan Luwu Timur.

"Atas nama pemerintah menyampaikan apresiasi kepada Komisi informasi Provinsi Sulawesi Selatan atas penganugerahan Awards ini, yang diberikan kepada seluruh OPD dan kabupaten/kota," kata Nurdin Abdullah.

Gubernur mengatakan bahwa keterbukaan informasi publik adalah sebuah kebutuhan. Apalagi di era teknologi informasi saat ini.

"Keterbukaan informasi adalah sebuah kebutuhan ini seiring dengan revolusi industri 4.0. Jadi sekarang saya ingin sampaikan dunia sekarang dalam genggaman.

Jadi, kita tidak bisa lagi, tidak mengikuti perkembangan teknologi baik teknologi informasi," katanya.

Sementara, Penjabat Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb bersyukur atas raihan ini.

“Alhamdulillah, meskipun Kota Makassar ada di peringkat ke-7 tapi kita tetap bersyukur.

Ini menjadi acuan untuk lebih baik lagi dalam mengelola informasi yang dibagikan ke publik,” katanya.

Sedangkan, Ketua Komisi Informasi (KI) Provinsi Sulsel, Pahir Halim mengatakan, bahwa pemeringkatan ini tingkat kabupaten/kota dan provinsi.

Sebutnya dalam sudut pandang demokrasi keterbukaan menjadi penentu berkualitasnya demokrasi dari keterbukaan yang ada, termasuk badan publik.

"Saya menyampaikan apresiasi kepada bapak-ibu bupati dan wali kota atas kerjasamanya yang sangat harmonis.

Untuk tingkat provinsi, kami juga sangat apresiasi atas partisipasinya. Walaupun kali pertama untuk ikut dalam penilaian di tahun 2019 ini," katanya

Penulis: Muh. Hasim Arfah
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved