Pilwali Makassar

Kecewa, 3 Parpol Ini Pikir-Pikir Kembali Dukung DP di Pilwali Makassar

Partai Besutan Susilo Bambang Yudoyono merupakan partai pengusung Danny pada Pilwali 2018 lalu.

Kecewa, 3 Parpol Ini Pikir-Pikir Kembali Dukung DP di Pilwali Makassar
Hasan Basri/Tribun Timur
Diskusi Gobrol Politik dengan tema Arah Parpol dan Elit Politik Sulsel di Pilwalkot Makassar di Warkop 212 Toddopuli, Minggu (8/12/2019). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Partai Demokrat mulai pikir-pikir untuk kembali memberikan dukungan kepada Bakal Calon Walikota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto (Danny) pada Pemilihan Wali Kota 2020 mendatang.

Partai Besutan Susilo Bambang Yudoyono merupakan partai pengusung Danny pada Pilwali 2018 lalu.

Hal itu terungkap dalam diskusi Ngobrol Politik dengan tema Arah Parpol dan Elit Politik Sulsel di Pilwalkot Makassar di Warkop 212 Toddopuli, Minggu (8/12/2019).

Menurut Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Makassar, Adi Rasyid Ali, partai Demokrat sudah dua kali mendukung Danny di Pilkada, yakni pada Pilwalkot 2013 dan 2018.

Aduh Suami Artis Terkenal Ini Terseret Kasus Harley Davidson Ari Askhara, Ternyata Ini Perannya

Calon Pengantin Pria Ini 2 Kali Batal Ijab Qabul, Kelakuan Kedua Bikin Murka Orangtua Calon Istri

Akhirnya Agnez Mo Pulang Kampung ke Indonesia, Ada yang Beda saat di Bandara, Kemana Nikita Mirzani?

Meskipun kecewa, tapi partainya tetap membuka pintu pendaftaran Desember ini bagi Danny Pomanto jika ingin mengendarai partai Demokrat.

“Demokrat sudah punya cacatan-lah baik petahana maupun bukan petahana. Kita akan membuka pendaftaran, Pak Danny bisa mendaftar, tapi kan memang ada pengalaman yang sudah kita hadapi bersama. Dan itu menjadi catatan,” tuturnya.

Apalagi belum lama ini Ketua DPD Demokrat Sulsel, Ni’matullah Erbe juga dengan tegas telah menyampaikan pihaknya tidak akan lagi mendukung tiga calon petahana di Pilkada 2020 mendatang.

Mereka adalah mantan Wali Kota Makassar Danny Pomanto, Wakil Bupati Tana Toraja Victor Datuan Batara, dan Wakil Bupati Bulukumba Tomy Satria Yulianto.

Alasanya ketiganya disebut terbukti tidak berkomitmen terhadap Partai Demokrat. " Pasti kecil sekali kemungkinanya kita dukung. Tapi ini Politik tidak ada yang tidak mungkin," kata Ni'matullah saat itu.

Selain Partai Demokrat, hal sama juga dipaparkan Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Makassar, Affandi Ibrahim, partainya tidak  tidak mengulang kesalahan yang sama di Pilwalkot 2020 mendatang.

Halaman
12
Penulis: Hasan Basri
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved