Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Natal 2019

Tertua di Kota Makassar, Ini Sejarah Berdirinya Gereja Katedral Makassar dan Peran Sultan Alauddin

Gereja Katedral Makassar dahulu bernama Gereja Katedral Ujung Pandang. Yang nama resminya adalah Gereja Hati Yesus Yang Mahakudus.

Penulis: Desi Triana Aswan | Editor: Anita Kusuma Wardana
Tribun Timur
Tertua di Kota Makassar, Ini Sejarah Berdirinya Gereja Katedral Makassar dan Peran Sultan Alauddin 

Di sana dia melayani para saudara Portugis yang Katolik serta beberapa raja dan bangsawan Sulawesi Selatan yang juga telah dibaptis menjadi Katolik.

Raja Gowa yang pertama memeluk Islam, yaitu Sultan Alauddin (1591–1638 serta beberapa raja penggantinya memberikan kebebasan kepada umat Katolik untuk mendirikan Gereja pada 1633.

Namun gejolak politik antara VOC dan orang-orang Portugis menyebabkan para rohaniwan Portugis tersingkir dari Makassar.

Jatuhnya Malaka ke tangan VOC dan perjanjian Batavia 19 Agustus 1660) menyebabkan Sultan Hasanuddin diharuskan mengusir semua orang Portugis dari Makassar (1661).

Sultan mengatur dengan baik keberangkatan orang-orang Portugis.

Bruder Antonio de Torres yang mengasuh sebuah sekolah kecil untuk anak laki-laki meninggalkan Makassar pada 1668.

Sejak itu selama 225 tahun, tidak ada pastor yang menetap di Makassar.

Orang-orang Katolik yang masih ada hanya sekali-sekali dilayani dari Surabaya atau Larantuka.

Pada 1892, Pastor Aselbergs, SJ, dipindahkan dari Larantuka menjadi Pastor Stasi Makassar (7 September 1892) dan tinggal di suatu rumah mewah di Heerenweg (kini Jalan Hasanuddin).

Pada 1895 dibelilah sebidang tanah dan rumah di Komedistraat (kini Jl. Kajaolalido), lokasi gedung gereja sekarang.

Gereja dibangun pada tahun 1898 selesai 1900; direnovasi dan diperluas pada tahun 1939, selesai pada 1941 dengan bentuk seperti saat ini.

Pada 13 April 1937 wilayah Sulawesi Selatan dan Tenggara dijadikan Prefektur Apostolik Makassar oleh Sri Paus di Roma, dan dipercayakan kepada misionaris CICM, dengan Mgr. Martens sebagai prefek.

Pada tanggal 13 Mei 1948 menjadi Vikariat Apostolik Makassar, dan tanggal 3 Januari 1961 menjadi Keuskupan Agung Makassar.

Informasi Singkat:

Petugas kebersihan membersihkan Gereja Katedral Makassar jelang Paskah, Kamis (13/4/2017).
Petugas kebersihan membersihkan Gereja Katedral Makassar jelang Paskah, Kamis (13/4/2017). (HANDOVER)

Nama: Gereja Katedral Makassar

Lokasi: Jl. Kajaolalido No. 14 Makassar Makassar, Sulawesi Selatan

Jumlah anggota/umat: 1.178 Jiwa (2014)

Didirikan: 1898–1900 (pembangunan gedung gereja)

1939–1941 (direnovasi dan diperluas)

Administrasi Keuskupan: Keuskupan Agung Makassar

Imam yang bertugas: Johannes Liku Ada'

Parokial

Jumlah lingkungan: 9 Rukun

Website: https://www.imankatolik.or.id/kvii.php

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved