Tribun Makassar

Bulan Oktober 2019, Orang Malaysia Paling Banyak Berwisata ke Makassar

Jumlah wisman tersebut turun sebesar 5,08 persen jika dibandingkan dengan jumlah wisman pada bulan September 2019 yang mencapai 1.517 kunjungan.

Bulan Oktober 2019, Orang Malaysia Paling Banyak Berwisata ke Makassar
fahrizal syam/tribun-timur.com
Kepala BPS Sulsel, Yos Rusdiansyah. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang datang melalui pintu masuk Makassar pada Oktober 2019 mencapai 1.440 kunjungan.

Jumlah wisman tersebut turun sebesar 5,08 persen jika dibandingkan dengan jumlah wisman pada bulan September 2019 yang mencapai 1.517 kunjungan.

Sementara itu, jika dibandingkan dengan Oktober 2018 maka terjadi kenaikan sebesar 21,31 persen, dimana jumlah kunjungan Oktober 2018 sebesar 1.187 kunjungan.

Dari data Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan, wisman Malaysia, Amerika Serikat, Jerman, Singapura dan Perancis merupakan lima negara dengan jumlah wisman terbesar yang berkunjung ke Indonesia melalui pintu masuk Makassar (Bandara Hasanuddin).

Jumlah wisman dari lima negara tersebut berjumlah 994 kunjungan atau sekitar 69,02 persen dari total wisman yang masuk melalui pintu masuk Makassar.

"Malaysia tetap terbanyak dengan total 781 kunjungan, disusul Amerika Serikat dengan 65 kunjungan, dan Jerman sebanyak 57 kunjungan," kata Kepala BPS Sulsel, Yos Rusdiansyah.

Berbanding lurus dengan jumlah kunjungan, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Sulsel pada Oktober 2019 juga turun.

Pada Oktober lalu TPK mencapai rata-rata 53,35 persen, atau turun 3,20 poin dibandingkan dengan TPK September 2019 yang mencapai 56,55 persen.

Dibandingkan dengan TPK Oktober 2018 yang sebesar 52,68 persen mengalami kenaikan 0,67 poin.

"Pada bulan Oktober 2019 TPK hotel untuk semua kelas hotel mengalami penurunan kecuali bintang 2 yang naik sebesar 5,69 poin. Penurunan TPK tertinggi dialami oleh hotel dengan klasifikasi bintang 4 yaitu sebesar 13,02 poin," kata Yos.

Penulis: Fahrizal Syam
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved