Tribun Mamuju

Sidang Kedua Kasus Penimbunan BBM di SPBU Karossa, Saksi Sebut Kapolsek Terima Setoran

Dari keterangan saksi H Anca yang merupakan penangngjawab SPBU Karossa, mengungkapkan, adanya setoran mengalir kepihak kepolisian Sektor Karossa.

Penulis: Nurhadi | Editor: Imam Wahyudi
nurhadi/tribunmamuju.com
Sidang pemeriksaan saksi kasus penimbunan BBM di Pengadilan Negeri Kelas IB Mamuju. Terdakwa menghadirikan saksi H Anca pengelolah SPBU Karossa Mamuju Tengah. 

"Ini yang menarik dipersidangan, karena saksi H Anca menyebutkan ada setoran yang disetorkan ke Kapolsek Karossa untuk pengisian jerigen maupun tangki modifikasi. Satu atau dua hari ke depan kami akan membawa laporan resmi ke Propam tentang dugaan pungli di Polsek Karossa," katanya.

Dari awal, Irwin memang mengaku melihat ada keganjalan dalam penetapan kliennya sebagai tersangka. Namun ia memberiankan hal itu karena menunggu saksi membuka mulut dalam persidangan agar jelas.

"Karena memamg pada saat penangkapan tidak ada aktifitas pembelian BBM yang dilakukan terdakwa Ansari Latif. Sebenarnya awal masalah ini hanya ada laporan bawah di SPBU Karossa selalu mengalami kelangkaan BBM.

"Tidak ada spesifik melaporakan terdakwa Brekele. Hal kedua yang kami sayangkan karena terdakwa dikatakan lakukan penimbunam, ini bagi saya selaku kuasa hukum sangat prematur. Adapun jerigen yang diamankan berisi solar itu tidak dipungkiri, dari 14 itu empat berisi oli escavator yang sementara diperbaiki. Soal drum itu sama sekali tidak ada isinya,"jelasnya.

Kapolsek Karossa, AKP Muhtar Mahdi yang dikonfirmasi belum memberikan keterangan mengenai keterangan saksi yang menyebut adanya setoran yang mengalir kedirinya dari selisih pembelian BBM menggunakan jerigen dan tangki modifikasi.

Justru AKP Mukhtar Mahdi mengatakan berencana ingin menggelar konfrensi pers soal itu.

"Bisa sebentar, kebetulan mau jumpa pers sebentar. Masih saya tunggu anggota yang akan bersaksi,"tuturnya.

Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved