Ajaran Sesat di Toraja

Dilaporkan ke Polisi, Pria Ngaku Nabi Terakhir di Tana Toraja Kabur, Kronologi

Paruru Dg Tau kabur setelah mengetahui jika aksinya telah terdeteksi oleh Kementerian Agama, Majelis Ulama Indonesia (MUI) bahkan aparat kepolisian da

Dilaporkan ke Polisi, Pria Ngaku Nabi Terakhir di Tana Toraja Kabur, Kronologi
citizen reporter/humas kemenag sulsel
Paruru Daeng Tau mengaku nabi terakhir di Toraja 

TRIBUNTORAJA.COM,MAKALE--Pria yang mengaku sebagai nabi terakhir, Paruru Daeng Tau dikabarkan kabur dari Dusun Mambura, Lembang Buntu Datu, Kecamatan Mengkendek, Kabupaten Tana Toraja.

Paruru Dg Tau kabur setelah mengetahui jika aksinya telah terdeteksi oleh Kementerian Agama, Majelis Ulama Indonesia (MUI) bahkan aparat kepolisian dari Polres Tana Toraja.

Kabar tersebut dikatakan oleh Paur Humas Polres Tana Toraja, Aiptu Erwin.

"Paruru ini sudah tidak ada di Kabupaten Tana Toraja, dia sudah kabur, informasinya dia sekarang di Luwu," kata Aiptu Erwin

Dg Tau, lanjut Aiptu Erwin, kabur ke Luwu karena disana ada pengikut lainnya.

Dijelaskan juga, pihak Polres Tana Toraja sebelumnya telah memanggil pria yang mengaku sebagai nabi terakhir itu untuk dimintai keterangan.

Dalam petemuan itu juga dihadiri langsung oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Kementrian Agama Kabupaten Tana Toraja.

"Saat dimintai keterangan dia mengaku bahwa pengikutnya tidak diwajibkan mengikuti rukun islam. Bahkan salatnya tidak seperti yang diajarkan oleh agama islam," jelas Erwin.

Kemudian pihak MUI Kabupaten Tana Toraja menarik kesimpunan bahwa ajaran yang disebarkan oleh Paruru merupakan aliran sesat.

Namun, penilaian itu kemudian dibantah oleh Paruru dengan dalih bahwa ajarannya juga merupakan bagian dari ajaran agama Islam.

Halaman
12
Penulis: Tommy Paseru
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved