Habib Rizieq Shihab

FPI Habib Rizieq Shihab Cukup Cantumkan 1 Syarat Agar Terdaftar di Kemendagri Tito Karnavian, Mau?

FPI Habib Rizieq Shihab sebenarnya cukup cantumkan 1 syarat agar terdaftar di Kemendagri yang dipimpin Tito Karnavian, mau gak?

KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO
Massa Front Pembela Islam berunjuk rasa di depan Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (23/1/2017). Pimpinan FPI Habib Rizieq Shihab diperiksa oleh Subdirekorat Fiskal, Moneter, dan Devisa Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, terkait ucapannya soal gambar palu arit di logo Bank Indonesia dalam lembaran uang rupiah. 

TRIBUN-TIMUR.COM - FPI Habib Rizieq Shihab sebenarnya cukup cantumkan 1 syarat agar terdaftar di Kemendagri yang dipimpin Tito Karnavian, mau gak?

Kementerian Dalam Negeri RI atau Kemendagri berkeras tidak menerbitkan Surat Keterangan Terdaftar ( SKT ) untuk Front Pembela Islam atau FPI, meski organisasi itu sudah mendapat rekomendasi dari Menteri Agama, Fachrul Razi.

FPI yang dipimpin Imam Besar Habib Rizieq Shihab dipersoalkan karena mencantumkan terminologi khilafah Islamiyah dalam anggaran dasar organisasi mereka, tapi tidak menyebut 'ikrar setia kepada NKRI'.

Di sisi lain, FPI tidak berencana memperpanjang persoalan SKT yang menurut mereka tak wajib dimiliki Organisasi Kemasyarakatan ( Ormas ).

Menteri Agama pekan ini menyebut FPI telah berikrar setia kepada Indonesia dalam dokumen bermaterai.

Namun itu dianggap tidak cukup oleh Kementerian Dalam Negeri.

Agar proses perpanjangan SKT lancar, Direktur Organisasi Kemasyarakatan Kemendagri, Lutfi meminta FPI mencantumkan syarat ikrar kesetiaan itu ke dalam AD/ART.

"Walau ada rekomendasi dari Kemenag, SKT FPI tidak akan serta merta diterbitkan, apalagi ada yang belum dilengkapi. Rekomendasi itu hanya salah satu syarat, bukan kunci," kata Lutfi saat dihubungi, Jumat (29/11/2019)

"Sesuai UU Ormas, Ormas tidak boleh bertentangan dengan Pancasila. Kami minta pernyataan itu dibuat secara eksplisit dan jelas."

"Mereka harus jelaskan kenapa tidak ada satu frasa pun bahwa mereka menerima NKRI dan hanya mencantumkannya di surat pernyataan kepada Kemenag?" tuturnya.

Halaman
1234
Editor: Edi Sumardi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved