Tribun Makassar

Antispasi Konflik Sosial, Kodim 1408/BS Gelar Binter Terpadu

Kegiatan yang berlangsung di Aula Makodim 1408/BS Makassar itu, menghadirkan tiga narasumber.

Antispasi Konflik Sosial, Kodim 1408/BS Gelar Binter Terpadu
Muslimin/tribun-timur.com
Kodim 1408 BS/Makassar menggelar Pembinaan Teritorial (Binter) Terpadu yang dihadiri ratusan peserta dari organisasi kepemudaan, mahasiswa, masyarakat serta instansi lainnya, Sabtu (30/11/2019) siang. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kodim 1408 BS/Makassar menggelar Pembinaan Teritorial (Binter) Terpadu yang dihadiri ratusan peserta dari organisasi kepemudaan, mahasiswa, masyarakat serta instansi lainnya, Sabtu (30/11/2019) siang.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Makodim 1408/BS Makassar itu, menghadirkan tiga narasumber.

Yaitu Kasdim 1408/BS Letkol Inf Djoni, Kasat Binmas Polrestabes Makassar AKBP Adzan Subuh dan Asisten 1 Pemkot Makassar M Sabri.

Dalam paparan materi ketiga narasumber, peserta disuguhkan pengetahuan tentang wawasan kebangsaan

Dandim 1408/BS Kolonel Inf Adriyanto mengatakan, Binter Terpadu dengan tema 'Menjaga Situasi Keamanan yang Kondusif dalam Rangka Mencegah Konflik Sosial di Kota Makassar Tahun 2020' itu penting untuk menjaga harmonisasi kehidupan bermasyarakat.

"Seperti kita ketahui bersama, penanganan konflik sosial merupakan tanggung jawab pemerintah di daerah.

Dan peranan untuk mengkondusifkan kehidupan kemasyarakatan, TNI membantu melaksanakan komunikasi kepada masyarakat, sehingga apabila ada potensi konflik sosial kita lakukan pendekatan," kata Kolonel Inf Adriyanto.

Pendekatan yang dilakukan untuk mengantisipasi adanya potensi konflik sosial itu, lanjut Adriyanto dengan cara musyawarah mufakat.

"Dan apabila ada pelanggaran diselesaikan dengan jalur penegakan hukum dengan tidak main hakim sendiri, karena kita tahu banyak saudara kita disini yang masih main suku dan sebagainya," terangnya.

Binter terpadu itu kata Adrianto diawali dengan pembangunan fisik berupa pemasangan paving blok sepanjang 60 meter dan renovasi dua rumah tidak layak huni.

Program tahunan itu juga digelar sunatan massal sebanyak 100 anak yang disertai pembagian paket perlengkapan sekolah.

Selain itu, juga dilakukan pembagian paket sembako dan donor darah yang diikuti 500 peserta. (*)

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

 

Penulis: Muslimin Emba
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved