SEA Games 2019

Atlet Senam Indonesia di SEA Games 2019 Dipulangkan Gegara Tak Perawan? Begini Penjelasan Kemenpora

Atlet senam Indonesia di SEA Games 2019 dipulangkan gegara tak perawan? Begini penjelasan Kemenpora.

Atlet Senam Indonesia di SEA Games 2019 Dipulangkan Gegara Tak Perawan? Begini Penjelasan Kemenpora
SHUTTERSTOCK VIA KOMPAS.COM
Ilustrasi perempuan tak perawan. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Atlet senam Indonesia di SEA Games 2019 dipulangkan gegara tak perawan? Begini penjelasan Kemenpora.

Kementerian Pemuda dan Olahraga RI ( Kemenpora ) membuat pernyataan terkait kabar pemulangan salah satu atlet SEA Games 2019 karena diduga tidak perawan.

Sebelumnya, tersiar kabar soal pemulangan atlet senam Indonesia (SA). SA, yang sedang menjalani pemusatan latihan senam di Gresik, Jawa Timur, untuk persiapan SEA Games 2019, tiba-tiba dipulangkan oleh Persatuan Senam Indonesia ( Persani ).

Kemenpora mengaku prihatin dengan kabar pemulangan atlet asal Kediri, Jawa Timur ( Jatim ), tersebut.

Pihak Kemenpora pun mengaku langsung menghubungi Persani.

Dalam rilisnya, Kemenpora membantah bahwa SA dipulangkan karena tidak perawan.

"Yang benar terkait dengan masalah kondisi prestasinya, jadi tidak ada hubungannya dengan masalah cek keperawanan," kata Sesmenpora Gatot S Dewabroto, dalam pernyataan yang diterima Kompas.com.

Sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) 95 tahun 2017, hak promosi dan degradasi atlet memang ada di cabang olahraga, dalam hal ini Persani, bukan di Kemenpora maupun KONI.

Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga RI (Kemenpora), Gatot S Dewa Broto saat di bilangan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (5/1/2019).
Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga RI (Kemenpora), Gatot S Dewa Broto saat di bilangan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (5/1/2019). (KOMPAS.COM/REZA JURNALISTON)

"Tidak betul ada pemulangan paksa oleh pelatih Persani, yang benar bahwa atlet tersebut melakukan tindakan indisipliner dan kurang fokus dan berdampak prestasi menurun," lanjut Gatot S Dewa Broto mengatakan.

"Sehingga diputuskan pelatihnya tidak disertakan di SEA Games dan digantikan oleh atlet lain yang peringkatnya jauh lebih tinggi," katanya.

Halaman
1234
Editor: Edi Sumardi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved