Polisi Makassar Ditipu

Ditipu Rp 349 Juta, Begini Pengakuan Aipda Rustam Korban Travel Haji

Aipda Rustam mengaku, istrinya dijanji diberangkatkan 2019 ini dengan catatan membayar sejumlah dana tambahan.

Ditipu Rp 349 Juta, Begini Pengakuan Aipda Rustam Korban Travel Haji
muslimin emba/tribun-timur.com
Aipda Rustam anggota Polres Pelabuhan Makassar korban penipuan penggelapan jasa trevel haji dan umrah, Kamis (28/11/2019) siang. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kasus penipuan dan penggelapan dana jamaah jasa travel haji dan umrah kembali terjadi, setelah publik dihebohkan kasus Abu Tours dan First Travel.

Kali ini, korbannya adalah anggota Polri berpangkat Aipda. Ialah Aipda Rustam anggota Polres Pelabuhan Makassar.

Hendak menunaikan ibadah haji bersama istri, Aipda Rustam malah tertipu oleh Andi Hawatiah pemilik travel Insan Mulia.

Kronologinya diceritakan langsung Aipda Rustam disela konferensi pers yang digelar Polres Pelabuhan Makassar, Kamis (28/11/2019) siang.

Kepada sejumlah jurnalis, Aipda Rustam menceritakan, sebelum tertipu ia pernah menggunakan jasa travel Andi Halwatiah untuk menunaikan ibadah umrah bersama keluarganya.

"Jadi ini pelaku si Andi Halawatiah, memang pernah saya pakai travelnya waktu ada travelnya di Bone, Insan Mulia dan Andi Arta. Jadi, Tahun 2017 saya kenal dengan dia, Tahun 2017-2018 saya pernah pakai travelnya selama dua kali bersama keluarga saya," kata Aipda Rustam.

Setelah pulang umrah, ia pun mengaku didatangi lagi oleh Andi Halawatiah. Rustam mengaku kembali ditari untuk ikut program haji plus.

Program haji plus itu, Aipda Rustam diminta membayar Rp 220 juta untuk dua orang dengan jadwal keberangkatan 2021.

"Setelah saya pulang pelaku datangi rumah saya untuk menawarkan haji plus sehingga pada waktu itu saya beli seat (kursi) dua, saya dengan istri saya. Dimana satu seat itu seharga Rp 110 juta perorang, jadi saya kasih uang itu hari Rp 220 juta karna dua seat," ujarnya.

Aipda Rustam pun mengaku, menyerahkan uang Rp 220 juta sesuai permintaan Halawatiah dengan perjanjian tidak ada lagi permintaan dana.

Halaman
123
Penulis: Muslimin Emba
Editor: Imam Wahyudi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved