Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Mata Najwa

TONTON SEKARANG, 2 Link Live Streaming Mata Najwa di Trans7, Tema: Apa Enaknya Jadi PNS?

TONTON SEKARANG, 2 Link Live Streaming Mata Najwa di Trans7, Tema: Apa Enaknya Jadi PNS?

Editor: Hasrul
Screen IG @matanajwa
TONTON SEKARANG, 2 Link Live Streaming Mata Najwa di Trans7, Tema: Apa Enaknya Jadi PNS? 

DKI Jakarta membuka lowongan untuk 3.598 formasi, Jawa Tengah 1.409 formasi, dan Jawa Timur 1.817 formasi.

Oleh karena itu, ketiga kepala daerah dari tiga provinsi ini akan membeberkan, seperti apa kriteria PNS ideal menurut mereka.

Kriteria apa saja yang dibutuhkan pelamar CPNS 2019 untuk menjadi abdi negara sekaligus pelayan masyarakat?

"Gubernur DKI Jakarta @aniesbaswedan, Gubernur Jawa Tengah @ganjar_pranowo, dan Gubernur Jawa Timur @khofifah.ip siap buka-bukaan di Mata Najwa seperti apa kriteria PNS ideal."

"Pemprov DKI Jakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur jadi primadona, diincar ratusan ribu pejuang CPNS tahun ini."

"Tapi seperti apa sih kriteria CPNS 2019 ideal yang dibutuhkan oleh negara?"

"Apa saja yang diperlukan untuk menjadi abdi negara sekaligus pelayan masyarakat?" tulis akun Instagram Mata Najwa.

Hingga berita ini diturunkan, telah ada 4.994.056 pelamar yang sudah membuat akun di sscn.bkn.go.id, di mana yang sudah mengisi formulir sebanyak 4.276.876 dan sudah submit 3.872.116.

Kementerian Hukum dan HAM menjadi instansi yang paling favorit dilamar, yaitu sebanyak 708.488, disusul Kementerian Agama 128.620.

Untuk formasi CPNS di pemerintah daerah, Pemerintah Provinsi Jawa Timur menjadi yang paling banyak diminati yaitu 57.314 pelamar.

Disusul Pemerintah Provinsi Jawa Tengah 53.908; Pemerintah Provinsi DKI Jakarta 50.528; dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat 36.364.

Masih Buka! 10 Formasi CPNS 2019 Tanpa Pendaftar dan 10 Instansi dengan Pelamar Paling Sedikit

Anda Pendaftar CPNS di Enrekang? Disini Tempat Pelaksanaan Tes CAT

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo pernah mengaku kurang puas dengan jatah yang diberikan BKN pada penerimaan CPNS 2019.

Hal itu lantaran tidak sesuai dengan usulan yang diajukan.

"Nampak-nampaknya dari kuota yang disediakan masih kurang jauh (dengan usulan). Cuma kami tidak bisa merengek (untuk menambah kuota)."

"Kami akan isi dulu kuota yang disediakan lalu kemudian akan kami dorong untuk tambah," kata Ganjar, Rabu (30/10/2019).

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved